Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ba’asyir: “Ini Pasti Ada Kaitannya dengan Kasasi Saya”

Bagikan:

Hidayatullah.com—Putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasi dan menjatuhkan pidana hukuman penjara 15 tahun, dinilai syarat tekaan pihak asing.
Pengacara Abubakar Ba’asyir, Muhamad Assegaf menyebut keputusan MA itu akibat tekanan dan rekayasa pihak asing.

“Dari sejumlah perkara yang dihadapi Ba’asyir, rekayasanya sangat kental sekali. Seorang Abubakar Ba’asyir yang sudah renta dan umurnya 75 tahun masih tetap dijadikan target seolah-olah orang berbahaya,” kata Assegaf dikutip BBC Indonesia, Senin (27/02/2012).

“Dan beberapa hari menjelang keputusan, sudah diisukan tentang pemblokiran rekening Jamaat Ansharut Tauhid, JAT. Jadi rekayasa dan tekanan terhadap pemerintah Indonesia terhadap Abu Bakar Ba’asyir ini sangat kental sekali,” tambahnya.

Seperti diketahui, hari Jumat (24/02/2012) lalu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat melalui rilis yang dimuat situs resminya memasukan JAT dalam daftar organisasi teroris asing.

Sikap yang sama dirasakan Pimpinan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Abubakar Ba’asyir sendiri beberapa hari menjelang putusan MA.

Melalui seorang asistennya, Hasyim, Ba’asyir mengatakan, Amerika sedang berusaha mempengaruhi kasasinya dengan memasukkan JAT dalam daftar teroris asing beberapa hari menjelang putusan MA.

“Dia (Ba’asyir) bilang, ini pasti ada kaitannya dengan kasasi saya. Ini kan AS berusaha supaya saya ditahan. Ini biasa seperti pemanasan untuk mempengaruhi hakim-hakim di Mahkamah Agung supaya terus menahan saya, padahal nggak ada buktinya,” kata Hasyim dikutip laman Metro TV, Jumat (24/02/2012) lalu.

Seperti diketahui, Departemen Luar Negeri AS merilis JAT sebagai organisasi teroris Asing dan mengumumkan pembekukan aser tiga anggota JAT beberapa hari menjelang putusan Kasasi MA.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Museum Muhammadiyah Akan Diresmikan pada November 2020

Museum Muhammadiyah Akan Diresmikan pada November 2020

ICMI: Tak Ada Negara yang Ramah dan Senyaman Indonesia untuk Beribadah

ICMI: Tak Ada Negara yang Ramah dan Senyaman Indonesia untuk Beribadah

Profesor Sri Edi: Ada Menteri Preman

Profesor Sri Edi: Ada Menteri Preman

Abdul Aziz Qahhar Terangkan Tiga Fungsi Takbir

Abdul Aziz Qahhar Terangkan Tiga Fungsi Takbir

Komisi Hukum MUI: RUU Ciptaker Bisa Picu Disharmoni Ulama dan Ormas Islam

Komisi Hukum MUI: RUU Ciptaker Bisa Picu Disharmoni Ulama dan Ormas Islam

Baca Juga

Berita Lainnya