Kamis, 8 Juli 2021 / 28 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

PPP Desak Pemerintah Perkuat Perda Miras

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua DPP PPP yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chaerul Mahfiz mendesak pemerintah untuk mencermati ulang usulan Mendagri untuk menarik Perda tentang Miras terkait kecelekaan maut Xenia yang menelan sembilan korban. Bahkan, Irgan mengusulkan agar Perda Miras diperkuat.

“Pertama kita turut berduka cita terhadap korban tabrakan Xenia maut. Kedua, PPP mendesak pemerintah untuk secara tegas berfikir cermat terkait apa yang disampaikan Mendagri untuk menarik Perda Miras yang jelas salah kaprah, karena melihat kejadian kecelakaan maut yang dengan gampangnya menghilangkan sembilan nyawa hilang begitu saja. Itu artinya dasyhat sekali pengaruh miras itu,” kata Irgan kepada wartawan di Gedung DPR, Selasa (24/01/2012) dikutip JPPN.

Irgan menegaskan, dengan terbuktinya pengendara mobil Afriyani Susanti menggunakan narkoba, sangat jelas Perda Miras harus diperkuat dan bukannya dihapus.

“Langkah Mendagri yang akan mencabut Perda Miras tidak logis. Terbukti orang di bawah pengaruh alkohol ini menabrak orang. Oleh karena itu, ini menjadi relevan Perda Miras tetap diberlakukan dan harusnya malah diperkuat,” tuturnya.

Untuk tersangka sopir mabuk, Afriyani Susanti, Irgan mengatakan harus dihukum berat agar jera. “Kepada pengemudi yang mengkonsumsi alkohol ini segera dihukum berat agar memberikan efek jera. Jelas bahwa keterpengaruhan alkohol, sabu, ini memberikan efek luar biasa,” katanya.

Irgan menambahkan, korban akibat kecelakaan maut itu sudah sewajibnya ditanggung pemerintah.

“Korban yang luka, biayanya harus ditanggung pemerintah pusat atau pemerintah DKI. Sedangkan sembilang korban tewas juga harus segera diselesaikan asuransi kecelakannya karena ini termasuk kecelakaan di jalan raya. Jangan ada biaya macam-macam untuk para korban itu dan Komisi IX DPR akan memanggil pihak terkait dalam hal ini Kemenkes dan BNN untuk menanyakan kinerja mereka terhadap peristiwa tragis yang terjadi,” ungkap Irgan.

Politisi PPP ini juga berharap agar diberlakukan UU baru mengenai aturan saat mengemudi.

“Di Australia saja tidak boleh menggunakan miras saat mengemudi. Inilah yang harus diperbaiki. PPP mendesak pemerintah melakukan pengawasan terhadap miras. Juga UU tentang bahaya narkotika serta implementasinya harus jelas,” kata mantan Sekjen PPP ini.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

LPPOM MUI Gandeng Universitas Wahid Hasyim

LPPOM MUI Gandeng Universitas Wahid Hasyim

Garda Muda NU Kawal Muktamar Agar Tak Ada Intervensi Politik dan Uang

Garda Muda NU Kawal Muktamar Agar Tak Ada Intervensi Politik dan Uang

HUT RI, Ketum Wahdah Islamiyah Ustadz Zaitun Rasmin Raih Doktor

HUT RI, Ketum Wahdah Islamiyah Ustadz Zaitun Rasmin Raih Doktor

Dirjen Bimas Islam: Al-Qur’an Menginspirasi Bangun Tatanan Dunia

Dirjen Bimas Islam: Al-Qur’an Menginspirasi Bangun Tatanan Dunia

HNW: Revisi Keputusan Eks Kontributor Majalah Dewasa Playboy Dipilih Jadi Dirut TVRI

HNW: Revisi Keputusan Eks Kontributor Majalah Dewasa Playboy Dipilih Jadi Dirut TVRI

Baca Juga

Berita Lainnya