Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tangerang Terus Lakukan Razia Miras

Bagikan:

Hidayatullah.com–Razia minuman keras tanpa henti dilakukan aparat Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Tangerang, Banten, meski Peraturan Daerah No. 7 tahun 2005 tentang masalah itu akan direvisi oleh aparat Kementerian Dalam Negeri.

“Tugas kami adalah menegakkan Perda, maka razia tentang penjualan minuman keras terus dilakukan,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkot Tangerang, Irman Puja Hendra ditemui Kamis (19/01/2012).

Dia mengatakan, tidak pernah berhenti melakukan operasi penertiban penjualan minuman keras kepada sejumlah pedagang.

Pernyataan Irman Puja Hendra tersebut sehubungan pihak Kementerian Dalam Negeri melakukan revisi terhadap Perda No. 7 tahun 2005 tentang penjualan dan peredaran minuman keras di Kota Tangerang.

Menurut dia, pihaknya tidak menghiraukan adanya revisi tersebut karena peredaran minuman keras di wilayah ini sudah dalam tahap meresahkan penduduk.

Para pedagang dengan bebas menjual minuman keras dengan kadar alkohol tinggi pada wilayah tertentu, maka tindakan yang terbaik dengan melakukan razia penertiban.

Sejak empat bulan terakhir ini, aparat Satpol PP telah menyita sekitar 13.000 botol minuman keras yang dijual pedagang dengan kadar alkohol tinggi melebihi 45 persen.

Menyangkut adanya revisi Perda tersebut, dia mengatakan belum mendapatkan tembusan tertulis tentang pencabutan dari aparat Kementerian Dalam Negeri.

Petugas Satpol PP, katanya, seperti dimuat Antara, semakin memperketat pengawasan peredaran minuman keras, karena informasi pencabutan Perda membuat pedagang mulai memberanikan menjual secara bebas.

Bahkan penjualan dilakukan secara bebas di wilayah perbatasan dengan DKI Jakarta, seperti di Kecamatan Batuceper dan Ciledug.

Sebelumnya, ratusan warga yang peduli terhadap pemberantasan penjualan minuman keras melakukan aksi demo ke kantor Pemkot Tangerang, mereka menuntut supaya razia peredaran minuman beralkohol itu selalu dilakukan. *

Rep: Ama Farah
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Polisi Mintai Keterangan Tujuh Jemaat Ahmadiyah

Polisi Mintai Keterangan Tujuh Jemaat Ahmadiyah

Korupsi dan Narkoba sama-sama Kejahatan Berbahaya

Korupsi dan Narkoba sama-sama Kejahatan Berbahaya

Wapres JK: Ada Perbedaan dalam Pemaknaan Pancasila

Wapres JK: Ada Perbedaan dalam Pemaknaan Pancasila

5.100 Orang di Kotabaru Khataman al-Quran

5.100 Orang di Kotabaru Khataman al-Quran

Pastika Dan Beberapa Perwira Polri Akan Mendapat Penghargaan Australia

Pastika Dan Beberapa Perwira Polri Akan Mendapat Penghargaan Australia

Baca Juga

Berita Lainnya