Perda Minuman Keras

Perda Miras Bukan Penyebab Konflik Horizontal

Komnas HAM diminta tak membolak-balikkan logika Perda Miras

Perda Miras Bukan Penyebab Konflik Horizontal

Terkait

Hidayatullah.com–Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai rekomendasi Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) yang meminta Kemendagri untuk meninjau kembali Peraturan Daerah (Perda) Syariah, termasuk tentang pelarangan minuman keras terlalu simplistik.

Pernyuataan ini disampaikan Ketua PBNU H Slamet Effendy Yusuf di Jakarta, Senin (16/01/2012). Menurutnya, anggapan bahwa Perda Miras dapat menimbulkan konflik horizontal adalah logika yang tidak bisa diterima. Karena seolah-olah Perda Miras inilah penyebab konflik, padahal hal itu sebaliknya.

“Jangan terlalu simplistik melihat ini. Sebenarnya, miras itulah yang dapat menyebabkan masalah sosial di masyarakat,” ujarnya dikutip laman resmi NU.or.id.

Karena ia meminta logika ini jangan dibolak balik, untuk mencari celah melegalkan miras di masyarakat. Apabila masyarakat hobi minum, ada tempatnya yang sudah diatur. Artinya jangan melakukannya di wilayah yang banyak masyarkat tidak melakukannya. Karena itu pun dapat melanggar HAM dan menjadi konflik horizontal baru.

“Jadi lihatlah secara menyeluruh,” ucapnya.

Dalam suratnya ke pemerintah daerah, Kemendagri meminta agar pemda-pemda meninjau kembali perda syariah, termasuk soal larangan miras. Surat itu dikeluarkan atas rekomendasi Komnas HAM.  Komisioner Komnas HAM, Johny Nelson Simajuntak menilai pemberlakuan Perda Syariah di daerah berpotensi menimbulkan konflik horizontal di masyarakat.*

Rep: Panji Islam

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !