Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Bupati Minta Wilayah Blitar Jadi Kota Reliji

Bagikan:

Hidayatullah.com–Bupati Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Herry Noegroho berharap Blitar bisa menjadi kota yang relijius dan bebas maksiat. Hal itu ia katakan dalam sambutan acara istighosah kubro yang diadakan PCNU Blitar di lapangan Tawangsari, Selasa (6/12/2011) kemarin.

“Semoga Blitar ini menjadi kabupaten relijius yang baldatun thoyyibatun warabbun ghofur,” katanya di depan para kiai dan 8 ribu umat Islam gabungan berbagai ormas Islam.

Selain memberi sambutan, kedatangan orang nomor satu di Blitar itu juga untuk mendukung langkah umat Islam menutup lokalisasi di Tanggul, Pasirharjo yang masih membandel. Karena itu, katanya, meski dalam dua hari itu ia sibuk acara di Jakarta, namun ditinggalkan demi acara penting itu.

Ia mengatakan, sejak dua tahun silam, pemerintah telah konsen untuk menutup lokalisasi. Hal itu dibuktikan dengan terbitnya PERDA No 15 tahun 2008. Tidak hanya itu, ia juga membentuk KP3 yang khusus mengurusi penutupan itu, mulai dari sosialisasi dan sebagainya.

Kendati demikian, ia mengaku jika bukan hal mudah melakukannya. Karena itu, ia berterimakasih atas dukungan umat Islam yang membantu.

“Apa yang belum tuntas, kita tuntaskan hari ini,” teriaknya.

Ia juga yang berharap agar tempat maksiat itu bisa berubah menjadi baik. “Kita rubah dari baitul syahwah (rumah seks/nafsu) menjadi baitul hidayah (tempat hidayah),” katanya sambil mengutip kata-kata arab.

Terkait bersikukuhnya pihak lokalisasi di Tanggul, ia menjamin bila tidak akan beroperasi lagi. Dari data yang dihimpun, katanya, kini tempat itu telah dikosongkan. Dan, ia juga menjamin tidak akan dijadikan tempat mesum lagi.

Ia pun berharap nantinya tempat itu bisa digunakan sebagai  pusat peribadatan, seperti masjid atau pesantren. Bahkan, katanya, ia siap membantu. “Silakan mau dibangun masjid atau pesantren, nanti kita akan bantu,” janjinya.

Ia cukup berbangga. Pasalnya,  Blitar merupakan kabupaten pertama kali yang mengeluarkan perda prostitusi. Ia pun berharap langkah itu akan diikuti oleh kabupaten lainnya baik di Jawa Timur atau di luar Jawa.*

Rep: Syaiful Anshor
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ulil Abshar Kecewa Wapres Sebut Syiah Bukan Islam

Ulil Abshar Kecewa Wapres Sebut Syiah Bukan Islam

Dianggap Membelenggu Kemerdekaan Berserikat, Kamsi Tolak RUU Ormas

Dianggap Membelenggu Kemerdekaan Berserikat, Kamsi Tolak RUU Ormas

Tuduhan Makar, Kivlan Zen: Anggap saja Lelucon

Tuduhan Makar, Kivlan Zen: Anggap saja Lelucon

Anak Berprestasi Jika Dididik Dengan Akidah Berlandaskan Al-Qur’an

Anak Berprestasi Jika Dididik Dengan Akidah Berlandaskan Al-Qur’an

2 WNI Terinfeksi Virus Corona, Anies: Harus Waspada Tapi Tetap Tenang

2 WNI Terinfeksi Virus Corona, Anies: Harus Waspada Tapi Tetap Tenang

Baca Juga

Berita Lainnya