Senin, 18 Oktober 2021 / 11 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

KAMMI Jabar: Pengesahan RUU Intelijen, Kebangkitan Neo Orba

Bagikan:

Hidayatullah.com–Rencana pengesahan RUU Intelijen menjadi produk Undang-Undang telah memunculkan pro dan kontra dalam masayarakat.Bagi yang pro beranggapan bahwa Negara atau pemerintah akan semakin melindungi masyarakat dengan meminimalisir aksi-aksi kekerasan yang bisa jatuh korban jiwa dari pihak masyarakat.

Sementara yang kontra  menilai dengan diterapkannya UU Intelijen maka Negara (BIN) akan mempunyai kewenangan luas dan bisa mengancam privasi individu atau kelompok.Sehingga bisa mengancam dan mengebiri kebebasan berpendapat.

Demikian salah satu butir pernyataan sikap Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jabar yang disampaikan dalam orasi di depan kantor Gubernur Jabar (Gedung Sate) Jalan Diponegoro Bandung, Selasa (11/10/2011).

Dalam orasinya tersebut KAMMI juga menilai bahwa RUU Intelijen tersebut masih banyak mengandung kelemahan yang berpotensi disalah gunakan dalam pelaksaannya nanti.

“Pertama, adanya kalimat yang belum terdefinisikan dengan jelas dan rinci,seperti kata “lawan” dan “kepentingan”  yang berpotensi menjadi pasal karet dan dapat dipolitisi oleh oknum penguasa,” jelas Edi Mardiana, Ketua Umum KAMMI Jabar kepada hidayatullah.com.

Edi menambahkan bahwa dalam pasal 32 ayat 2 RUU tersebut member kewenangan kepada intelijen untuk melakukan penyadapan tanpa harus izin kepada pengadilan.Hal ini dinilai bertentangan dengan hak-hak individu yang seharusnya dijamin oleh Negara.

“Yang tidak kalah berbahayanya adalah intelijen diberi kewenangan untuk menangkap,hal ini sepertinya hendak melegalkan penculikan karena pada dasarnya kerja intelijen adalah tertutup dan rahasia,” imbuh Edi.

Untuk itu KAMMI sendiri menolak disyahkannya RUU Intelijen menjadi Undang-undang selama masih ada pasal-pasal bermasalah dan multitafsir.Selain itu pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawasi dan melawan bangkitnya kekuatan Neo Orde Baru.

Aksi KAMMI tersebut berjalan tertib dengan mendapat pengawalan puluhan aparat kepolisian dar Polrestabes Kota Bandung.*

Rep: Ngadiman Djojonegoro
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

[video] Setelah Cengkok Jawa, Netizen Dikagetkan Video Paduan Suara Campur Bacaan Al-Quran

[video] Setelah Cengkok Jawa, Netizen Dikagetkan Video Paduan Suara Campur Bacaan Al-Quran

Surat Suara Tercoblos Jokowi, Bawaslu: Kecurangan Terstruktur, Sistematis, Masif

Surat Suara Tercoblos Jokowi, Bawaslu: Kecurangan Terstruktur, Sistematis, Masif

Ormas Islam Didorong Bersatu, Besarkan Hati dan Bangkitkan Kepercayaan Diri Umat

Ormas Islam Didorong Bersatu, Besarkan Hati dan Bangkitkan Kepercayaan Diri Umat

Habib Rizieq: Insya Allah Saya dan Keluarga Tiba di Indonesia 10 November 2020

Habib Rizieq: Insya Allah Saya dan Keluarga Tiba di Indonesia 10 November 2020

Politisi Gerindra Paparkan Catatan Kritis Ekonomi untuk Kabinet Baru

Politisi Gerindra Paparkan Catatan Kritis Ekonomi untuk Kabinet Baru

Baca Juga

Berita Lainnya