Rabu, 27 Oktober 2021 / 21 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Din: Jangan Lupakan Terorisme Ekonomi dan Terorisme Hukum

Bagikan:

Hidayatullah.com–Aksi teror yang dilakukan beberapa pihak untuk mengganggu stabilitas keamanan bangsa Indonesia, perlu mendapat perhatian dan upaya pencegahan. Tetapi terorisme dalam bidang ekonomi seperti korupsi, dan terorisme hukum seperti mafia hukum juga harus mendapatkan porsi penanganan yang serius.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin di Jogjakarta belum lama ini.

Din mengungkapkan, terorisme ekonomi seperti korupsi yang merajalela, adalah musuh utama bangsa Indonesia yang harus dibasmi mulai tingkatan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Kasus Nazaruddin yang terang benderang dapat menjadi ujian pemerintah untuk dapat serius menjadi garda terdepan dalam memberantas korupsi.

“Selama ini kasus korupsi dan kasus-kasus hukum terkesan dibiarkan, dan korupsi justru banyak muncul di lingkar kekuasaan, sehingga saya harapkan pemberantasan korupsi oleh pemerintah tidak berhenti pada retorika belaka,” tegasnya dalam penutupan acara Rapat Konsolidasi Nasional yang dilaksanakan di kantor PP Muhammadiyah Jl. Cik Di Tiro no.23 Yogyakarta, Rabu (28/09).

Sebelumnya, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan, khusus dalam pemberantasan korupsi , dituntut langkah-langkah terobosan yang berani untuk membongkar kasus-kasus besar guna menjerat pelaku-pelaku utama dan disertai vonis hukum yang seberat-beratnya.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

JK Perintahkan Pengurus Masjid Bakar Tabloid “Indonesia Barokah”

JK Perintahkan Pengurus Masjid Bakar Tabloid “Indonesia Barokah”

Klarifikasi PB HMI, PII, dan GPII soal Kericuhan Usai Aksi Damai 411

Klarifikasi PB HMI, PII, dan GPII soal Kericuhan Usai Aksi Damai 411

Bakomubin Aceh: Usut Tuntas Intimidasi Terhadap UAS

Bakomubin Aceh: Usut Tuntas Intimidasi Terhadap UAS

Aliansi Cerahkan Negeri Dukung DPR Keluarkan RUU-PKS dari Prolegnas

Aliansi Cerahkan Negeri Dukung DPR Keluarkan RUU-PKS dari Prolegnas

kasus positif covid

Kasus Positif Covid-19 Naik Signifikan, Jubir Satgas: Lebih Parah dari Lebaran 2020

Baca Juga

Berita Lainnya