Selasa, 16 Februari 2021 / 4 Rajab 1442 H

Nasional

Pelayanan Transportasi Haji di Mekkah Ditiadakan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Jamaah haji Indonesia tidak lagi mendapat pelayanan transportasi lokal selama berada di Mekkah, karena pelayanan itu sudah ditiadakan, kecuali bagi jamaah yang menempati kawasan Mahbaz Jin.

Sekretaris Ditjen PHU Cepi Supriatna di Jakarta, Rabu (24/8), mengatakan, untuk tahun ini tak ada lagi pelayanan transportasi dari pondokan ke Masjidil Haram PP (pulang-pergi), karena hampir seluruh jamaah Indonesia menempati pondokan ring I, yaitu jaraknya paling jauh 2,5 km.

Terkecuali untuk kawasan Mahbaz Jin, karena jaraknya memang di atas 2,5 km. Jamaah haji Indonesia pada musim haji 2011 ini sekitar 82 persen menempati ring I dan hanya sedikit di luar ring I.

Cepi Supriatna menjelaskan pula, pelaksanaan ibadah haji tahun ini berbeda. Perbedaan yang menonjol adalah hampir semua jamaah haji Indonesia berada di ring I, yang berarti pula memudahkan jamaah untuk lebih banyak melaksanakan shalat di kompleks Masjidil Haram.

Ia menambahkan, karena jamaah haji Indonesia hampir seluruhnya berada di ring I, maka pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memutuskan untuk meniadakan dana pengembalian sisa selisih uang pemondokan.

Tahun lalu, ia menjelaskan, persoalan dana pengembalian sisa selisih pemondokan kerap dipermasalahkan beberapa orang jamaah haji yang disebabkan adanya perbedaan kualitas bangunan.

Perbedaan kualitas bangunan, termasuk kelengkapan di pemondokan. Untuk tahun ini, hal itu ditiadakan, kata Cepi menjelaskan.

Sewa pemondokan yang diperoleh jamaah Indonesia di Mekkah saat ini harganya rata-rata sudah di atas plafon. Plafon pondokan sebesar 3.400 riyal per orang, sementara riilnya sewanya jatuh pada kisaran 3.700 riyal.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Haji Ahmad Kartono menjelaskan, pada musim haji tahun ini pula, pihak otoritas pengelola Masjidil Haram mengeluarkan pengumuman bahwa bagi jamaah yang menderita sakit tidak dapat lagi ditawafkan dengan menggunakan tandu.

“Itu karena pihak pengelola Masjidil Haram menyediakan kursi roda elektrik,” katanya.*

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Fadilah: Saya Tidak Takut Melawan Amerika!

Fadilah: Saya Tidak Takut Melawan Amerika!

Aksi Ribuan Umat Islam Sumbar: Segera Tangkap Ahok!

Aksi Ribuan Umat Islam Sumbar: Segera Tangkap Ahok!

Pemerintah Dinilai Perlu Dukung Soal Al-Quran Braille Digital untuk Tunanetra

Pemerintah Dinilai Perlu Dukung Soal Al-Quran Braille Digital untuk Tunanetra

Dipo Alam Bergidik Lihat Kedekatan TNI-FPI Saat Tsunami Aceh: Musuh Tentara Bukan HRS Tapi Komunis

Dipo Alam Bergidik Lihat Kedekatan TNI-FPI Saat Tsunami Aceh: Musuh Tentara Bukan HRS Tapi Komunis

MUI: Jangan Boikot Pajak!

MUI: Jangan Boikot Pajak!

Baca Juga

Berita Lainnya