Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Komisi Penyiaran Belum Penuhi Harapan Masyarakat

Bagikan:

Hidayatullah.com–Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sekarang ini dinilai masih belum dapat berperan secara optimal sesuai dengan harapan masyarakat, kata pimpinan KPI Pusat.

Ketua KPI Pusat, Dadang Rahmad Hidayat, saat pembukaan rapat pimpinan dan sekretariat KPI di Palembang, Selasa (19/7) malam mengatakan, pengawasan pelaksanaan penyiaran sekarang ini belum begitu maksimal sehingga belum banyak membuahkan hasil.

Kondisi itu terjadi, antara lain akibat keberadaan KPI yang cenderung hanya menyampaikan imbauan kepada pelaksanaan penyiaran yang ada. Oleh karena itu melalui rapat pimpinan ini diharapkan peran KPI lebih maksimal lagi.

Rapat pimpinan KPI ini akan membahas dan memperjuangkan perubahan Undang Undang Penyiaran, kata Dadang.

Menurut dia, perlu perjuangan untuk mengubah undang-undang tersebut, mengingat pengaturan peran dan fungsi KPI masih minim. Bahkan, banyak isi undang-undang tersebut yang tidak berpihak pada peran KPI secara optimal.

Ia berharap, rapat pimpinan tersebut dapat memperbaiki peran KPI, sehingga banyak mengalami perubahan dari sebelumnya. Perubahan undang-undang tersebut harus dilaksanakan.

Panitia pelaksana rapat pimpinan, Iswadi Saputra mengatakan, rapat itu diikuti 31 utusan KPID se-Indonesia.

Masih ada dua provinsi lagi yang belum memiliki KPI, yakni Bangka Belitung dan Maluku Utara, ujar Iswadi.*

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Sebanyak 282 Dokter dan Tenaga Medis Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia

Sebanyak 282 Dokter dan Tenaga Medis Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia

Moeldoko Ketum Partai Demokrat Versi KLB, Marzuki Alie Ketua Dewan Pembina

Moeldoko Ketum Partai Demokrat Versi KLB, Marzuki Alie Ketua Dewan Pembina

DPR Nilai Pemerintah Tak Peka atas Kepentingan Tenaga Kerja Lokal

DPR Nilai Pemerintah Tak Peka atas Kepentingan Tenaga Kerja Lokal

HTI Jabar Adakan Pertermuan Rajab

HTI Jabar Adakan Pertermuan Rajab

Kemenag Alokasikan Rp 3,2 Triliun untuk Madrasah

Kemenag Alokasikan Rp 3,2 Triliun untuk Madrasah

Baca Juga

Berita Lainnya