Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

PBNU Pertanyakan Sikap Diam NATO Atas Ulah Zionis Israel

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mempertanyakan sikap North Atlantic Treaty Organization (NATO) yang dengan sangat bersemangat melakukan penyerangan ke negara-negara berpenduduk muslim atas nama perlindungan masyarakat dan demokrasi, tetapi tidak pernah menyentuh Israel.

“Israel sudah berulangkali melakukan pelanggaran dan mendapat resolusi dari Dewan Keamanan PBB, tapi tidak ada tindakan sama sekali dari NATO. Ini sebenarnya ada apa?” katanya ketika menerima Dubes Uni Eropa Julian Wilson di gedung PBNU, Rabu (8/6).

Bagi PBNU, prinsip keadilan dan penegakan hak asasi manusia harus dihargai tanpa memandang suku, bangsa maupun agama. “Saya setuju tindakan NATO untuk melindungi masyarakat, tetapi harus adil,” paparnya.

Mengenai hubungan antaragama, Aqil Siroj menyatakan bahwa saat ini terdapat kecenderungan peningkatan intoleransi antarumat beragama. Ia menunjukkan pelarangan pemakaian burqa di Prancis, pelarangan menara masjid di Swiss maupun upaya pembakaran al Qur’an di Amerika Serikat.

Demikian pula dalam Islam, terdapat kelompok agama yang menggunakan cara-cara kekerasan untuk melakukan perlawanan terhadap kelompok lain.

“Nabi Muhammad maupun Yesus tentu sangat tidak setuju tindakan-tindakan intoleran yang dilakukan oleh umatnya tersebut,” paparnya.

Sementara itu Julian Wilson menuturkan, pihaknya terus melakukan dialog antaragama untuk membangun komunikasi dan pemahaman antaragama, sekaligus untuk melindungi kelompok minoritas di Eropa.*

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Kunjungi Hidayatullah Depok, Gubernur Jawa Barat Imami Shalat

Kunjungi Hidayatullah Depok, Gubernur Jawa Barat Imami Shalat

Munas MUI Tetapkan Islam Wasathiyyah Melalui Taujihat Surabaya

Munas MUI Tetapkan Islam Wasathiyyah Melalui Taujihat Surabaya

Bertekad Lebih Agresif di 2021, Sekolah Pemikiran Islam Buka Kelas di Awal Tahun

Bertekad Lebih Agresif di 2021, Sekolah Pemikiran Islam Buka Kelas di Awal Tahun

Tujuan Perkawinan Homo di Bali Dinilai untuk Sebarkan Pahamnya

Tujuan Perkawinan Homo di Bali Dinilai untuk Sebarkan Pahamnya

Jika Negara Tidak Serius, Prostitusi Akan Dianggap Hal Wajar

Jika Negara Tidak Serius, Prostitusi Akan Dianggap Hal Wajar

Baca Juga

Berita Lainnya