Ahad, 14 Februari 2021 / 2 Rajab 1442 H

Nasional

Hari Jumat Diusulkan Sebagai Hari Musyawarah Agama

Bagikan:

Hidayatullah.com–Komite Penguatan Aqidah dan Peningkatan Amalan Islam (KPA-PAI) mengusulkan Jumat sebagai hari musyawarah agama di Banda Aceh, sehingga warga di ibu kota Provinsi Aceh itu bisa mendalami agama Islam.

“Usulan ini masih dibahas di tingkat majelis KPA-PAI. Jika pembahasannya selesai, usulannya segera diajukan kepada Wali Kota Banda Aceh agar dikeluarkan peraturannya,” kata Sekretaris KPA-PAI Zahrul Fajri di Banda Aceh.

Jika usulan ini disetujui, kata dia, maka setiap Jumat di semua instansi pemerintah, khususnya di jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh, diwajibkan membahas masalah-masalah Islam. Sedangkan di lembaga pendidikan, seperti sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau pun sederajat, diwajibkan memperdalam ajaran Islam selama jam pelajaran berlangsung.

“Tujuan hari musyawarah agama ini untuk meningkatkan keimanan umat, sehingga penerapan syariat Islam di Kota Banda Aceh menjadi sempurna,” katanya.

Selain ditujukan kepada aparatur dan anak sekolah, kata dia, hari musyawarah agama ini juga akan dilaksanakan masyarakat umum di gampong (desa) di Kota Banda Aceh. Nantinya, KPA-PAI tingkat gampong akan menyosialisasikan agar masyarakat benar-benar mengisi hari musyawarah agama tersebut dengan hal-hal yang bernuansa Islam.

“Kami berharap rencana ini terealisasi. Nantinya, hari musyawarah ini tidak hanya sekadar membahas masalah agama, tetapi juga busana yang dikenakan, baik lelaki maupun wanita bernuansa Islam,” kata Zahrul Fajri.*

Rep: Akbar Muzakki
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Korban 429 Jiwa, Status Bencana Kabupaten, Tanggap Darurat 14 Hari

Korban 429 Jiwa, Status Bencana Kabupaten, Tanggap Darurat 14 Hari

Din Desak KPK Ambil Alih Kasus Gayus

Din Desak KPK Ambil Alih Kasus Gayus

Kabareskrim Baru Diharapkan Dekat dengan Umat Islam dan Ulama

Kabareskrim Baru Diharapkan Dekat dengan Umat Islam dan Ulama

Terpilih 13 Anggota Baru Komnas HAM

Terpilih 13 Anggota Baru Komnas HAM

Prof Didin: Zakat ASN Tak Cukup Difasilitasi, Tapi Harus Diwajibkan

Prof Didin: Zakat ASN Tak Cukup Difasilitasi, Tapi Harus Diwajibkan

Baca Juga

Berita Lainnya