Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Jatim Siap Bantu Pemerintah atasi Kasus Cuci Otak

Bagikan:

Hidayatullah.com–Maraknya kasus cuci otak (braindwash) yang diduga dilakukan oknum NII mendapat kecaman dari banyak pihak,  termasuk MUI Jawa Timur. Ketua MUI Jatim KH. Abdussomad Bukhori menegaskan jika cuci otak itu berbahaya dan dilarang Islam.

“Itu tidak bisa dibenarkan karena termasuk ifsad (perusakan). Merusak otak dan pemahaman agama seseorang,” kata Ketua MUI Jatim KH. Abdussomad Bukhori kepada hidayatullah.com di kantornya.

Menurutnya, maraknya kejadian cuci otak bisa membahayakan generasi muda, lebih-lebih negara. Karena itu, ia minta agar pemerintah segera mencegah kejadian tersebut agar tidak terulang. MUI sendiri, katanya, siap membantu pemerintah.

“Kita siap membantu pemerintah. Dan saya yakin, intelijen punya data tersebut,” paparnya. Karena itu, ia meminta agar MUI diberi data oleh pemerintah. Jika data sudah ada, lanjutnya, MUI tinggal melakukan pendekatan dan penyadaran.

Untuk menghindari kejadian serupa, ia menghimbau masyarakat, terutama remaja agar berhati-hati kepada orang yang belum jelas pemahamannya. Remaja pun diminta aktif di masjid atau kajian yang sudah jelas identitasnya. “Jangan mudah ikut gerakan yang ekslusif dan tidak jelas,” tegasnya.* 

Rep: Syaiful Anshor
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah di Sulsel Ajak Warga Tingkatkan Ibadah Hadapi Cuaca Ekstrem

Pemerintah di Sulsel Ajak Warga Tingkatkan Ibadah Hadapi Cuaca Ekstrem

BKKBN: 51 Persen Remaja Jabodetabek Lakukan Seks Pranikah

BKKBN: 51 Persen Remaja Jabodetabek Lakukan Seks Pranikah

Anies: Saya Tak Pernah Tangkap Orang yang Kritik Saya

Anies: Saya Tak Pernah Tangkap Orang yang Kritik Saya

Wantim MUI: KPU dan Bawaslu Jangan Memihak Calon

Wantim MUI: KPU dan Bawaslu Jangan Memihak Calon

HTI Jabar Klaim akan Kirim 75 ribu Peserta Muktamar

HTI Jabar Klaim akan Kirim 75 ribu Peserta Muktamar

Baca Juga

Berita Lainnya