Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Nasional

Mahfudz: Cegah Intervensi Militer Asing ke Libya

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq, mengatakan, kendati pihaknya memahami keputusan Dewan Keamanan PBB atas Libya, tetapi apa pun bentuk intervensi militer asing ke negara di Afrika Utara itu harus dicegah.

“Keputusan Dewan Keamanan (DK) PBB tersebut (tentang zona larangan terbang) sudah tepat untuk menghindari korban warga sipil yang besar di Libya,” katanya di Jakarta, Selasa (22/3).

Namun ia menyatakan, seharusnya juga ada upaya mencegah upaya intervensi militer asing ke Libya.

“Sebagai anggota PBB, Indonesia memang terikat dengan keputusan tersebut. Upaya mediasi dan diplomasi antarpihak yang berkonflik harus dilakukan dan diutamakan. Organisasi Konferensi Islam (OKI) bisa ambil peran, termasuk Indonesia sebagai anggota OKI,” saran Mahfudz Siddiq.

Sebelumnya, Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Michael Tene mengatakan, Indonesia akan mengikuti resolusi DK Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terhadap Libya, termasuk pemberlakuan wilayah larangan terbang.

“Sesuai dengan piagam Perserikatan Bangsa Bangsa, keputusan yang diambil PBB tentunya mengikat, dan Indonesia sebagai negara anggota, tentunya mengikuti hasil kesepakatan tersebut,” katanya dalam jumpa pers di Kemenlui, Jakarta, Jumat pekan lalu.

Bagi Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Tubagus Hasanuddin (Fraksi PDI Perjuangan), kalau itu sudah menjadi keputusan DK PBB, ya tentu mengikat .

“Tentu keputusan itu sudah mempertimbangkan semua aspek, terutama keselamatan warga Libya yang sedang konflik. Tetapi, tetap saja harus ada aturan jelas tentang siapa yang harus datang memberi atensi, bukan dilakukan dengan intervensi militer dengan konsekuensi korban jiwa pula,” katanya.

Hal senada dinyatakan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Paskalis Kossay, yang kendati mendukung sikap Pemerintah RI atas keputusan DK PBB, tetapi kedaulatan Libya juga harus dihormati.

“Jangan ada pihak dari luar Libya memanfaatkan keputusan DK PBB ini untuk kepentingan dia dan sekutu-sekutunya. Memang benar, kondisi Libya semakin parah, tetapi harus dicegah korban manusia lain akibat intervensi militer asing,” tegas Paskalis Kossay lagi.*

Keterangan foto: Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq.

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

80 Persen Siswa Tak Lancar Baca Al Quran

80 Persen Siswa Tak Lancar Baca Al Quran

Din Ingatkan Tokoh Agama Dunia Bahaya Radikalisme Sekuler-Liberal

Din Ingatkan Tokoh Agama Dunia Bahaya Radikalisme Sekuler-Liberal

IJABI Tuduh Amerika, Aqil Tuduh Pihak Ketiga

IJABI Tuduh Amerika, Aqil Tuduh Pihak Ketiga

Ulama dan Umara’ Harus Tegas Menyikapi Perilaku LGBT

Ulama dan Umara’ Harus Tegas Menyikapi Perilaku LGBT

Banyak Pelajar Keluyuran, MUI Bukittinggi Serukan Razia

Banyak Pelajar Keluyuran, MUI Bukittinggi Serukan Razia

Baca Juga

Berita Lainnya