Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

BNN Kerjasama Kepolisian Australia Berantas Obat Terlarang

Bagikan:

Hidayatullah.com–Badan Narkotika Nasional dan Kepolisian Federal Australia melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menangani perdagangan obat-obatan terlarang lintas batas.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Komisaris Kepolisian Federal Australia (AFP) Tony Negus APM dan Kepala BNN, Gories Mere yang disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri Australia, Brendan O`Connor di Gedung BNN di Jakarta, Kamis (17/3).

“Tujuan MoU BNN dan AFP ini yang pertama adalah untuk menyusun kerjasama yang saling menguntungkan antara kedua belah pihak untuk memberantas peredaran narkotika dan prekursor narkotika,” kata Gories.

Hal tersebut sesuai dengan konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam pengawasan narkoba, ujarnya.

“Kedua, MoU ini tidak dimaksudkan untuk menciptakan hak-hak dan kewajiban yang mengikat secara hukum antara kedua belah pihak,” kata Gories.

Selain itu, untuk peningkatan SDM aparat penegak hukum dalam upaya penyelidikan dan penyidikan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, kata Kepala BNN.

Sementara itu, Tony Negus mengatakan, kerjasama yang dilakukan antara pemerintah Australia dengan Indonesia sudah sejak lama dilakukan.

“Kerjasama ini dibangun sejak lama. Sekarang dalam penanganan narkoba masing-masing negara, dan sebelumnya di bidang kejahatan transnasional,” kata Tony.*

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Menag: Pemerintah Berkomitmen Perbaiki Layanan Haji

Menag: Pemerintah Berkomitmen Perbaiki Layanan Haji

Menag Anggap Biasa Pro Kontra Penyanyi Erotis

Menag Anggap Biasa Pro Kontra Penyanyi Erotis

HTI: “Jangan Meniru John Howard”

HTI: “Jangan Meniru John Howard”

Jokowi dan Megawati Dinilai Beda jauh dengan Soekarno

Jokowi dan Megawati Dinilai Beda jauh dengan Soekarno

Gratis, Bantuan Hukum GPPA bagi Anak dan Perempuan Korban Kekerasan

Gratis, Bantuan Hukum GPPA bagi Anak dan Perempuan Korban Kekerasan

Baca Juga

Berita Lainnya