Sabtu, 16 Oktober 2021 / 10 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Habib Rizieq: Pemerintah Jangan Pilih Kasih

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab meminta pemerintah dapat bersikap adil terhadap umat Islam yang sedang menjalani kasus hukum  terkait dengan tuduhan merancang penyerangan Jemaat Ahmadiyah di Cikeusik beberapa waktu lalu.

“Pemerintah jangan pilih kasih dalam menangani kasus Cikeusik, jangan hanya umat Islam yang ditahan, seharusnya Ahmadiyah juga,” kata Habib Rizieq kepada Menag Suryadharma Ali di tengah acara pertemuan pimpinan ormas-ormas Islam dengan Menag di Kemenag,  Jakarta Pusat, Rabu (2/3).

Berdasarkan fakta yang terungkap dan pengakuan pengurus Ahmadiyah, jelas-jelas terlibat dalam perencanan bentrokan berdarah tersebut, tetapi tidak ada satu pun yang ditangkap.

“Kan sudah jelas mereka memprovokasi warga, bahkan wakil Ahmadiyah ketika di DPR mengakui bahwa mereka mendrop orang dari Jakarta, tetapi tidak satu pun yang ditangkap,” ujar Habib Rizieq

Selain itu, menurutnya,  yang amat menyedihkan dari kalangan umat Islam Banten  ditahan  5 orang  Kiai dan 5 orang  santri, padahal mereka tidak ada di lapangan pada saat kejadian, bahkan merencanakan pun tidak.

“Ini kan keterlaluan namanya, 5 orang Kiai dan 5 orang santri ditahan, hanya karena mereka tidak mendukung keberadaan Ahmadiyah di Banten,” ucap habib Rizieq.

Apalagi para kiai dan santri tersebut, diperlakukan mirip para tahanan tertuduh teroris, yang mana mereka tidak diberi kebebasan memiliki kuasa hukum sendiri, dipaksa menggunakan kuasa hukum dari kepolisian.

“Para Kiai itu  tidak bisa diakses oleh TPM atau BHF,” papar Habib Rizieq.

Habib Rizieq juga mendesak pemerintah untuk bertindak tegas terhadap Ahmadiyah dengan segera menangkap mereka yang juga terlibat dalam inseden Cikeusik tanpa memandang bulu,

“Kita tidak minta kebal  hukum, tetapi yang terpenting dari Ahmadiyah juga ditangkap jika terlibat,” tegasnya.

Senada dengan Rizieq, KH. Al Khatthathath juga meminta pemerintah tegas menangani Ahmadiyah sesuai perundang-undangan berlaku, sebab Ahmadiyah sudah melanggar konstitusi berpuluh-puluh tahun, tetapi tidak pernah digubris, padahal aliran-aliran sesat lainnya sangat mudah ditindak.

“Ahmadiyah itu sudah melanggar Penetapan Presiden (Penpres) No. 1/PNPS/1965, tetapi tidak pernah ditindak, kenapa peraturan ketika berhadapan dengan Ahmadiyah tidak cespleng, seperti kepada yang lainnya?” Tandas Al Khaththath yang juga Sekjen Forum Umat Islam.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 3 jam ini pada intinya memberi masukan kepada pemerintah untuk persiapan dikeluarkannya Keppres terhadap Ahmadiyah. Pertemuan yang dihadiri oleh puluhan perwakilan dan tokoh-tokoh ormas Islam itu  berlangsung tertib dan dalam suasana penuh keakraban.*

Keterangan foto: Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab.

Rep: Bambang S
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Indeks Kepuasan Jamaah Haji 2012 Turun Dibanding 2011

Indeks Kepuasan Jamaah Haji 2012 Turun Dibanding 2011

Stok Bahan Menipis, Muslim Tolikara Butuh  Bahan Pokok

Stok Bahan Menipis, Muslim Tolikara Butuh Bahan Pokok

Indonesia Tuan Rumah Forum Wisata Syariah Dunia

Indonesia Tuan Rumah Forum Wisata Syariah Dunia

Politisi PDIP Ingatkan Media Massa Berperan Jaga Kestabilan Bangsa

Politisi PDIP Ingatkan Media Massa Berperan Jaga Kestabilan Bangsa

tempat ibadah

Meskipun Tempat Ibadah Ditutup Selama PPKM Darurat, Jusuf Kalla Minta Adzan Tetap Berkumandang

Baca Juga

Berita Lainnya