Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

PBNU Desak Pemerintah Tegas Bubarkan Ahmadiyah

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mendesak pemerintah bertindak tegas untuk membubarkan Ahmadiyah dari bumi Nusantara.

“Kami meminta pemerintah membubarkan aliran yang menyesatkan ini dan NU mendukung langkah pemerintah, karena ajaran Ahmadiyah jelas sesat,” katanya menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemkab Sampang, Senin (28/2).

Menurut Said Agil, aliran Ahmadiyah sudah sangat jelas merupakan aliran yang sesat, karena Mirza Ghulam Ahmad dianggap seperti nabi, meski tidak wajib berdakwah, padahal Nabi Muhammad SAW itu merupakan Nabi terakhir.

“Karena itu, NU telah menetapkan Ahmadiyah sebagai aliran yang menyimpang dari ajaran agama Islam. Kami meminta ketegasan pemerintah untuk membubarkannya, sehingga tindak kekerasan terhadap penganut Ahmadiyah tidak terulang kembali,” katanya.

Menurut Said Agil, masalah Ahmadiyah bukan persoalan terkait kebebasan beragama lagi, melainkan sudah tergolong penodaan agama.

Alasan yang paling pokok, menurut dia, karena bahwa Ahmadiyah merupakan aliran sesat dan keluar dari Islam, karena tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai Nabi terakhir, sebagaimana dinyatakan secara tegas dalam Al Quran, Hadits dan ijmak (kesepakatan para ulama).

Aliran Ahmadiyah meyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah pembawa berita gembira bagi umat manusia, setelah Nabi Muhammad.

“Ini kan hal yang pokok bagi umat Islam, bahwa Nabi Muhammad merupakan Nabi yang terakhir, sedangkan Ahmadiyah menyatakan masih ada Nabi lain setelah Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Ketua PB NU Said Agil Siradj datang ke Sampang, Madura, menjadi penceramah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Pemkab setempat bersama dai sejuta umat KH Zainuddin MZ.*

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Sedang Proses Gugatan, Penggusuran Bukit Duri Dinilai Melanggar Hukum

Sedang Proses Gugatan, Penggusuran Bukit Duri Dinilai Melanggar Hukum

Pengamanan KTT APEC di Bali Ibarat Mau Perang

Pengamanan KTT APEC di Bali Ibarat Mau Perang

Menag Sampaikan Dua Keunggulan Komparatif Ulama

Menag Sampaikan Dua Keunggulan Komparatif Ulama

Ratna Sarumpaet: Soal Penyadapan Pemerintah Jangan Bersikap Munafik

Ratna Sarumpaet: Soal Penyadapan Pemerintah Jangan Bersikap Munafik

Rombongan Muslimah Ajukan Surat Keberatan Kata Sambutan Menag di Buku Syiah

Rombongan Muslimah Ajukan Surat Keberatan Kata Sambutan Menag di Buku Syiah

Baca Juga

Berita Lainnya