Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

API Jabar: Harga Mati Bubarkan Ahmadiyah

Bagikan:

Hidayatullah.com–Gelombang aksi menuntut pembubaran Ahmadiyah terus marak digelar di berbagai kota di Indonesia. Seperti yang terjadi di Bandung, Jum’at (25/2), ratusan umat Islam yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam (API) menggelar aksi demo dan orasi di depan Kantor Gubernur dan DPRD Jabar (Gedung Sate) Jl. Diponegoro Kota Bandung.

Dalam orasinya massa meminta keseriusan pemerintah dalam menangani konflik horizontal yang terjadi akhir-akhir ini, serta menuntut pembubaran Ahmadiyah sebagai sumber pemicu konflik.

Menurut Koordinator API, Asep Syarifudin, pemerintah tidak perlu lagi menunda-nunda pembubaran Ahmadiyah, sehingga konflik horizontal tidak harus terulang kembali. ”Semakin lama ditunda, maka semakin memendam api konflik yang setiap saat akan menyala kembali,” ujar Asep dalam orasinya.

Untuk itu API yang merupakan gabungan beberapa ormas Islam dan LSM di Jabar mendesak kepada Presiden SBY agar segera mengeluarkan Keppres Pembubaran Ahmadiyah. Keppres tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memecahkan persoalan Ahmadiyah dengan umat Islam.

Sementara itu Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bandung dalam pernyataan sikap yang dibacakan Ketuanya, Muchsin al-Fikri, meminta agar Presiden SBY mencabut kembali instruksi pembubaran ormas Islam, serta meminta maaf secara terbuka kepada ummat Islam.

DDII juga menuntut, apabila Presiden SBY tidak mampu melakukan pembubaran Ahmadiyah, maka Dewan Da’wah meminta agar SBY segera mengundurkan diri dari jabatannya, karena tidak mampu menjaga dan memelihara akidah umat Islam. Selain itu, jika pemerintah tidak merespon tuntutan umat Islam, maka DDII Kota Bandung meminta MPR segera melaksanakan Sidang Paripurna Istimewa untuk mencabut mandat kepemimpinan SBY.

Dalam demo tersebut massa juga membentangkan beberapa spanduk yang antara lain berbunyi, ”BUBARKAN AHMADIYAH ATAU REVOLUSI”. Massa juga mengancam akan mengerahkan massa yang lebih besar lagi dan akan mengepung Istana Presiden pada 1 Maret mendatang.

Usai berorasi, ratusan massa melanjutkan dengan konvoi melewati jalan-jalan utama Kota Bandung sebagai bentuk ajakan kepada umat Islam untuk sama-sama menuntut pembubaran Ahmadiyah dan mewaspadai munculnya aliran sesat lainnya.*

Rep: Ngadiman Djojonegoro
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Menag: Ormas Islam Strategis Tanggulangi Aliran Sempalan

Menag: Ormas Islam Strategis Tanggulangi Aliran Sempalan

Keterangan Polda Babel soal “Oknum Polisi” Pukul Ibu-Anak

Keterangan Polda Babel soal “Oknum Polisi” Pukul Ibu-Anak

LDNU Imbau Gunakan Cara Elegan Tolak Miss World

LDNU Imbau Gunakan Cara Elegan Tolak Miss World

KontraS: Tak Satupun Komitmen HAM Jokowi Dipenuhi Secara Penuh

KontraS: Tak Satupun Komitmen HAM Jokowi Dipenuhi Secara Penuh

GNPF MUI: Jika Memang Ada Makar, Segera Tangkap Orangnya!

GNPF MUI: Jika Memang Ada Makar, Segera Tangkap Orangnya!

Baca Juga

Berita Lainnya