Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kronologis Kerusuhan YAPI Versi Aswaja

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekretaris Ahlussunah wal Jama’ah (Aswaja) Munir Shohih mengkritik berita tentang insiden kerusuhan yang terjadi di Pesantren Yayasan Pesantren Islam (Yapi) yang beredar di banyak media masa. Menurutnya, berita itu justru menyudutkan kelompoknya. 

“Berita yang beredar di media itu seolah kami yang salah,” katanya kepada hidayatullah.com di kantornya Kamis, (17/2). Padahal, katanya, fakta yang terjadi di lapangan tidak demikian. 

Munir mengatakan, insiden itu sebenarnya bermula saat sekitar seratus jamaah Aswaja menghadiri undangan maulud Nabi di Singosari. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka jamaahnya berangkat ke Singosari lewat Sukoarjo. 

Munir mengatakan, selain lewat Sukoarjo, sebenarnya ada jalan lain, yakni lewat Pandaan. Namun, di jalan ini, Pesantren Yapi berada. Yapi sendiri  pesantren yang sejak lama berbenturan dengan Aswaja karena beraliran Syi’ah. 

Tapi karena jarak Singosari-Bangil lebih dekat lewat Pandaan, maka pulangnya diputuskan untuk lewat Pandaan.

“Kalau lewat Sukoarjo lebih jauh. Jalannya juga kurang bagus,” katanya.

Ketika melewati Pesantren Yapi, Munir mengatakan, tiba-tiba ada seseorang dari dalam pesantren yang melempari jamaahnya. Karena dilempar dulu, maka dibalas oleh jamaahnya. Terjadilah saling lempar. 

Ketika aksi itu sedang terjadi, katanya, seorang satpam membuka pintu gerbang dengan berkata “Ayo masuk kalau berani”, sambil menyuruh para santri Yapi masuk lebih dalam ke pesantren. Karena merasa ditantang, masa Aswaja pun merangsek masuk. “Seolah-olah kami diprovokasi,” katanya. 

Yang menjadi pertanyaan pihaknya, ujar Munir, kenapa pihak pesantren tidak menerima tawaran penjagaan dari pihak kepolisian sebelumnya. Padahal, lanjutnya, jika mau, kejadian seperti itu bisa terhindarkan.

“Itu yang jadi bahan pertanyaan kami,” ujarnya. *

Foto: Para tokoh membahas kerusuhan di YAPI

Rep: Syaiful Anshor
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Bimas Islam: Para Penyuluh Agama Garda Terdepan Kemenag

Bimas Islam: Para Penyuluh Agama Garda Terdepan Kemenag

Abdur Munir Mulkan: ‘Ideologi Partai Islam dipertanyakan’

Abdur Munir Mulkan: ‘Ideologi Partai Islam dipertanyakan’

Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM, DPR akan Bentuk Panja Densus 88

Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM, DPR akan Bentuk Panja Densus 88

Dua Hakim Terdakwa Suap Rp 680 Juta Dituntut 8 Tahun Penjara

Dua Hakim Terdakwa Suap Rp 680 Juta Dituntut 8 Tahun Penjara

Mantan Ketua Muhammadiyah Muhammad Muqoddas Berpulang

Mantan Ketua Muhammadiyah Muhammad Muqoddas Berpulang

Baca Juga

Berita Lainnya