Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Jaga Kondusivitas, FSOI Deklarasi Damai

Bagikan:

Hidayatullah.com–Kekerasan keagamaan  yang terjadi beruntun di Cikeusik, Banten dan Temanggung, Jawa Tengah, telah menimbulkan rasa keprihatinan dan sekaligus kewaspadaan bersama. Guna mencegah konflik horisontal yang mungkin bisa menular ke kota lain, Forum Silaturrahmi Ormas Islam (FSOI) Kota Bandung melakukan deklarasi damai yang digelar Rabu (9/2) di halaman Masjid Al Ukhuwwah, Kota Bandung.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian kerusuhan dan tindakan anarkis tersebut,” kata Sekretaris FSOI Kota Bandung, Drs H. Ugas Rahmansyah. MSi dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut FSOI juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bisa menahan diri dan tidak mudah terprovokasi akan ajakan yang mengarah pada tindakan anarkis.

Deklarasi yang dihadiri pimpinan ormas Islam se-Kota Bandung tersebut  digelar guna menanggapi situasi kekerasan yang berbau SARA yang terjadi belakang ini. Dalam pernyataan sikapnya FSOI Kota Bandung mengimbau semua warga, terutama anggota ormas dan pimpinan ormas Islam untuk tetap waspada,  serta tidak terprovokasi bertindak anarkis, serta saling menghormati antarpemeluk dan keyakinan masing-masing umat beragama.

Sementara untuk kelompok Ahmadiyah, FSOI menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat, karena persoalan Ahmadiyah tidak lagi menjadi persoalan lokal namun sudah menjadi masalah nasional.

Di tempat yang sama Ketua Persatuan Islam (Persis) Kota Bandung, Drs.H.Anwaruddin, kepada wartawan menambahkan, sebaiknya Ahmadiyah menjadi agama baru saja dan tidak lagi menggunakan atribut Islam.   ”Kalau Ahmadiyah mau menjadi agama baru, silakan tapi jangan lagi memakai istilah atau simbol-simbol Islam, seperti masjid maupun Al Quran,” pungkas Anwaruddin.*

Rep: Ngadiman Djojonegoro
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Kuasa Hukum 02 Nilai KPU Gagal Sanggah Gugatan Prabowo-Sandi

Kuasa Hukum 02 Nilai KPU Gagal Sanggah Gugatan Prabowo-Sandi

PBNU Sebut 234 Kiai dan Tokoh NU Meninggal Selama Pandemi Covid-19

PBNU Sebut 234 Kiai dan Tokoh NU Meninggal Selama Pandemi Covid-19

Pakar: Saudi Menyalahi Norma Hukum Internasional

Pakar: Saudi Menyalahi Norma Hukum Internasional

Indonesia Menentang Gagasan Pre-emtif Australia

Indonesia Menentang Gagasan Pre-emtif Australia

sekolah dibuka kembali juli

Jokowi Targetkan Juli 2021 Sekolah Dibuka, Ketua Komisi 10 DPR: Harus Didukung

Baca Juga

Berita Lainnya