Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Menag Ingin Gratiskan Madrasah

Menag Suryadharma Ali.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali ingin menggratiskan madrasah (pendidikan agama) mulai dari MI (SD), MTs (SMP), hingga MA (SMA).

“Ke depan akan ada program madrasah gratis mulai dari ibtidaiah (MI) hingga aliyah (MA). Kami sedang memikirkan madrasah gratis yang segratis-gratisnya,” katanya di Surabaya, Senin.

Suryadharma Ali yang juga Ketua Umum DPP PPP itu mengemukakan hal tersebut saat berpidato pada pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Jatim di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Di depan sejumlah ulama dan Gubernur Jatim Soekarwo, ia mengatakan, pihaknya sedang menghitung anggaran untuk madrasah gratis itu mulai dari Madrasah Ibtidaiah (MI), Madrasah Tsanawiah (MTs), hingga Madrasah Aliah (MA).

“Kami sedang menghitung anggaran sesuai dengan kemampuan pemerintah, apakah ada kemampuan seluruhnya atau sebagian? Apakah untuk Indonesia timur dulu, tengah, atau timur dan tengah?” katanya.

Menurut dia, potensi untuk pembiayaan madrasah gratis itu ada, karena anggaran pendidikan dalam APBN itu berlangsung selama dua tahun, karena pendidikan itu dimulai Juni, sehingga bisa untuk dua kali APBN.

“Saya juga mohon kerja sama Pemprov, tapi saya perhatikan Gubernur Jatim sudah sehati dengan saya bahwa madrasah itu penting, sebab 91,5% madrasah itu madrasah swasta dan hanya 8,5% madrasah negeri,” katanya.

Artinya, katanya, 91,5% itu perjuangan ulama dan tanpa perjuangan itu akan banyak masyarakat yang buta huruf. Karena itu sangat tepat bila pemerintah menghargai jasa mereka dengan madrasah gratis.

“Saya juga minta DPR/DPRD mendukung program madrasah gratis dengan persetujuan anggaran untuk itu. Kami sendiri menerima APBN Rp 31 triliun dan Rp 27 triliun di antaranya untuk pendidikan agama,” katanya.

Di Jatim, katanya, pihaknya memondokkan 500 anak jalanan dan anak terlantar melalui program Pendidikan Terpadu Anak Harapan (Dikterapan) pada 10 pesantren yang dibiayai Kementerian Agama hingga lulus sekolah.

Dalam sambutan pada acara itu, Gubernur Jatim Soekarwo meminta dukungan PPP untuk program pembinaan 2.500 anak jalanan dan pengamen pada tahun 2010.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyekolahkan 5.250 kiai/ustaz dengan anggaran sebesar Rp 498 miliar, sehingga tidak ada diskriminasi antara sekolah umum dan sekolah agama. *

Rep: Muhammad Usamah
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

DPR: Usulan Menkeu Beri Sanksi Peserta BPJS Kelewat Batas

DPR: Usulan Menkeu Beri Sanksi Peserta BPJS Kelewat Batas

Prof Din: 2019 Sangat Menentukan Bagi Kekuatan Islam

Prof Din: 2019 Sangat Menentukan Bagi Kekuatan Islam

Amerika Berupaya Jalin Hubungan dengan Muslim Indonesia

Amerika Berupaya Jalin Hubungan dengan Muslim Indonesia

Forum “Bela Israel” Muncul di Facebook

Forum “Bela Israel” Muncul di Facebook

PP Muhammadiyah: Gempa sebagai Media Introspeksi

PP Muhammadiyah: Gempa sebagai Media Introspeksi

Baca Juga

Berita Lainnya