Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Din Sedih Sikap Reaktif Pemerintah

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Din Syamsuddin rupanya tak ikut terpengaruh menanggapi argumen Sekretaris Kabinet Dipo Alam atas dirinya.

Menurut Din, masih banyak persoalan bangsa yang harus dipikirkan dari pada harus menanggapi pernyataan Sekretaris Kabinet (Sekab), Dipo Alam.

“Masalah-masalah umat bangsa ini jauh lebih besar dan lebih penting untuk ditanggapi. Dan kedua perjuangan untuk kebenaran, untuk moral, seperti yang kami lakukan ini, tidak boleh terganggu, terpengaruh oleh tuduhan-tuduhan seperti itu,” tegas Din sebagaimana dalam wawancaranya dengan Metro TV di Jakarta, Selasa (25/1).

Bagi Din, tudingan Dipo atas dirinya juga tidak akan mengurangi gerakan moral yang dilakukan tokoh lintas agama. Sebelumnya, Dipo Alam menyebut Din memiliki motiv politik sehingga memotori tokoh agama mengeritik kebohongan SBY.

“Pada hemat saya, sikap seperti menuduh orang per orang adalah semacam kekerdilan dan kenaifan, ini sangat disayangkan sekali,” katanya.

Karena itu, Din menghimbau semua pihak, termasuk pemerintah, untuk lebih memperhatikan substansi dan tidak perlu mengalihkan ke persoalan pribadi, baik kepada Din secara pribadi maupun dengan organisasi yang dipimpinnya itu.

Sebelumnya, sebagaimana dikutip Antara, Sekretaris Kabinet Dipo Alam ‘menyerang’ tokoh-tokoh lintas agama dengan menyebutnya punya misi politik di balik kritik dan pernyataan pemerintah bohong.

“Jika Din mau jadi presiden, silakan maju di 2014. Pertanyaannya adakah partai yang mendukungnya? Tapi, jangan pakai label tokoh agama untuk berpolitik,” katanya di Jakarta.

Din menambahkan, gerakan tokoh lintas agama adalah gerakan moral untuk perbaikan dan kemajuan kehidupan bangsa. Diharapkan pesan-pesan moral dari para tokoh agama tersebut walaupun menyentuh persoalan-persoalan politik kebangsaan namun bisa disikapi, terutama dengan memperhatikan substansinya.

Berbicara kepada media di Jakarta, Selasa (25/01), Din menyatakan hak setiap warga negara untuk berpolitik. Akan tetapi, dia memastikan tidak akan berpolitik dan tetap menjalankan tugasnya sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah, yang melakukan gerakan moral.

Din Syamsuddin juga mengaku sedih dan menyayangkan sikap pemerintah dan pendukungnya yang dinilai mengalihkan persoalan dari substansi kepada persoalan-persoalan yang sangat tidak substansial, bahkan bernada personal.

Meski demikian, tudingan Dipo terhadap dirinya dinilai tidak akan mengurangi gerakan moral yang dilakukan tokoh lintas agama. * mtr/ant

Rep: Muhsin
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Brigjen (Purn) Anton Tabah: Gramedia Harus Batalkan Launching Buku “Akulah Istri Teroris”

Brigjen (Purn) Anton Tabah: Gramedia Harus Batalkan Launching Buku “Akulah Istri Teroris”

Membongkar Mitos-mitos Rokok (1)

Membongkar Mitos-mitos Rokok (1)

Founder AQNU: Umat Islam Sebaiknya Punya Pusat Informasi Bisnis

Founder AQNU: Umat Islam Sebaiknya Punya Pusat Informasi Bisnis

Wisatawan Terlantar di Maroko, IITCF: Hati-hati Pilih Travel

Wisatawan Terlantar di Maroko, IITCF: Hati-hati Pilih Travel

KH Ma’ruf Amin Berharap, Ormas-ormas Islam Tingkatkan Profesionalitasnya

KH Ma’ruf Amin Berharap, Ormas-ormas Islam Tingkatkan Profesionalitasnya

Baca Juga

Berita Lainnya