Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Puluhan Kiai Pengurus PKB dan PKNU Gabung ke PPP

Bagikan:

Hidayatullah.com–Puluhan kiai dari Jawa Timur yang selama ini menjadi pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) menyatakan diri bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pernyataan deklarasi tersebut dibacakan mantan Dewan Syuro DPP PKNU KH Anwar Iskandar (Gus War) di depan Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali yang didampingi sejumlah pengurus DPP PPP di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (25/12).

“Setelah melakukan evaluasi, perenungan, dan musyawarah, maka dengan penuh tawakkal kepada Allah SWT, serta mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, pada hari ini, Sabtu 25 Desember 2010, bertepatan dengan 19 Muharram 1432 Hijriyh, kami menyatakan siap berjuang bersama PPP,” kata Gus War ketika membacakan deklarasi pernyataan diri bergabung bersama PPP.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Romahurmuziy mengatakan, pernyataan deklarasi ini disertai harapan agar PPP dapat menjadi tempat penyaluran aspirasi para ulama.

“Aspirasi tersebut antara lain, memperjuangkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah, menempatkan ulama di tempat terhormat yang turut menentukan arah perjuangan partai, memperjuangkan kemajuan pondok pesantren, menampung kader-kader ulama dalam partai, dan bersungguh-sungguh memperjuangkan kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia,” kata Romahurmuziy melalui surat elektronik.

Menurut Romahurmuziy, pada kesempatan tersebut, KH Anwar Iskandar dan puluhan kiai lainya menegaskan, pernyataan yang mereka buat dan tanda tangani dilakukan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan dengan harapan dapat bermanfaat bagi umat Muslim.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali mengatakan, PPP membuka pintu selebar-lebarnya atas bergabungnya kembali para kiai dari Jawa Timur ke PPP. Menurut dia, PPP tidak akan mengajak para kiai untuk terus berada dalam situasi konflik, karena hal itu akan mengecilkan arti penting perjuangan umat Islam di masa mendatang.

Para kiai yang hadir pada acara deklarasi tersebut antara lain KH Idris Marzuqi (Dewan Syuro DPP PKNU), KH M Anwar Manshur (PP Lirboyo), KH Imam Yahya Mahrus (PP Lirboyo), KH Huda Jazuli (PP Ploso, Kediri), KH Zainudin Jazuli (Mustasyar DPP PKB).

Selain itu, KH Miftakhul Akhyar (Rais Syuriah PWNU Jatim), KH Mujib Imron (Anggota DPD RI 2004-2009), KH Kafabihi Mahrus (PP Lirboyo), KH Anwar Iskandar (PP Jamsaren, Kediri), KH Mas Subadar (KH RU Besuk Pasuruan), KH Zaini Sholeh (Sampang), KH Mas Mansur (PP Sidoresmo, Surabaya), KH Mutawakkil \’Alallah (Ketua PWNU Jatim).

Hadir juga KH Nuruddin (PP Nurul Qodim, Probolinggo/Dewan Syuro DPW PKNU Jatim), KH Masbuchin Faqih (PP Suci Gresik), KH Abdullah Faqih (PP Langitan, Tuban), KH Baidlowi (PP Berasan, Banyuwangi), KH Abdul Ghaffar (Pamekasan), dan KH Ardani (Blitar).

Ada juga KH Arsyad (Tulungagung), Gus Irfan Yusuf (PP Tebuireng), KH Mas Fuad (PP Sidogiri, Pasuruan), KH Jiryan Hasbulloh (Joresan, Ponorogo), KH Hisyam Syafa\’at (Blokagung, Banyuwangi), dan KH Nur Khozin (Malang). [ant/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Besaran ONH Akan Diputuskan Pekan ini

Besaran ONH Akan Diputuskan Pekan ini

Anies: Alhamdulillah, Kemampuan Testing Covid-19 Jakarta Melewati hampir 4 Kali Lipat Standar WHO

Anies: Alhamdulillah, Kemampuan Testing Covid-19 Jakarta Melewati hampir 4 Kali Lipat Standar WHO

Masjid Baitul Muttaqin Tolikara Siap Dipakai Sholat Idul Adha

Masjid Baitul Muttaqin Tolikara Siap Dipakai Sholat Idul Adha

Masyarakat Sambut Antusias Hukum Cambuk

Masyarakat Sambut Antusias Hukum Cambuk

MUI Pusat: Tinggalkan Makanan Subhat, Apalagi yang Haram!

MUI Pusat: Tinggalkan Makanan Subhat, Apalagi yang Haram!

Baca Juga

Berita Lainnya