Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

“Peniup Peluit” Akan Dibayar dan Kian Dilindungi

Bagikan:

Hidayatullah.com–“Peniup peluit” atau pelapor pelaku kejahatan, terutama korupsi, akan semakin dilindungi oleh hukum, bahkan mendapat penghargaan tinggi dalam bentuk materi.

“Namun begitu terbukti mencemarkan nama baik, maka perlindungan terhadap whistle blower (peniup peluit) dihentikan,” kata Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai, dalam seminar Antikorupsi di Jakarta, Rabu (1/12).

Dia menjamin, perlindungan terhadap “peniup peluit” dilakukan efektif, di antaranya karena LPSK memiliki kewenangan dan kemampuan dalam melindungi para “peniup-peluit.”

Abdul Haris menyatakan bahwa lembaga pelindung peniup-peluit seperti LPSK harus menjadi saluran pelaporan yang independen dan rahasia.

Lembaga ini, katanya, harus menjamin kerahasiaan identitas pelapor, menjamin perlindungan hukum kepadanya, dan menganugerahkan reward atau penghargaan untuk laporan yang diberikannya kepada lembaga penegak hukum seperti KPK dan polisi. [ant/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Ma’ruf Amin: Sebelum Herd Immunity Tercapai, Vaksinasi Hukumnya Wajib

Ma’ruf Amin: Sebelum Herd Immunity Tercapai, Vaksinasi Hukumnya Wajib

Polisi Aniaya Jurnalis Peliput Aksi Buruh

Polisi Aniaya Jurnalis Peliput Aksi Buruh

Soal RUU JPH, Kemenag :Tidak Masalah Jadi Pelaksana Sekaligus Pengawas

Soal RUU JPH, Kemenag :Tidak Masalah Jadi Pelaksana Sekaligus Pengawas

Kemenag Dorong Perda Diniyah Segera Disetujui

Kemenag Dorong Perda Diniyah Segera Disetujui

Peradaban Islam  Harus Dibangun Berdasarkan Asas Ijma’ Ulama

Peradaban Islam Harus Dibangun Berdasarkan Asas Ijma’ Ulama

Baca Juga

Berita Lainnya