Ahad, 24 Oktober 2021 / 17 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Muhammadiyah Dukung Pelajaran Antikorupsi

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Nadjib Hamid mendukung masuknya mata pelajaran antikorupsi pada kurikulum pendidikan semua siswa sekolah.

“Namun pejabat pemerintah juga harus mengimbangi hal itu dengan tidak melakukan korupsi,” kata Nadjib di Jember, Jawa Timur, Rabu.

Menurut Nadjib, pendidikan antikorupsi merupakan bagian dari pendidikan akhlak dan moral yang  pelaksanaannya rendah di lapangan.

“Memang semangat pemerintah untuk memasukkan mata pelajaran antikorupsi yang diajarkan sejak dini sangat bermanfaat bagi generasi penerus bangsa, asalkan pemerintah konsisten untuk memberantas korupsi secara tuntas,” kata anggota KPU Jatim itu.

Ia menjelaskan, budaya korupsi di Indonesia sudah terjadi sejak dulu di sistem pemerintahan, bahkan tidak sedikit pejabat negara yang masuk penjara karena melakukan korupsi.

“Pejabat pemerintah harus memberikan contoh lebih dulu untuk tidak melakukan korupsi, sehingga hal itu akan menjadi panutan bagi masyarakat luas untuk tidak melakukan korupsi,” tegasnya.

Apabila pemerintah tidak melakukan pembenahan untuk memberantas korupsi, lanjut dia, materi antikorupsi dalam kurikulum pendidikan akan sia-sia saja.

“Mata pelajaran antikorupsi tidak akan menjamin Indonesia bebas dari korupsi, apabila birokrasi tetap melakukan korupsi di mana-mana,” demikian Nadjib. [ant/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

LPPOM MUI: Negara Harus Hadir Melindungi Konsumen Muslim

LPPOM MUI: Negara Harus Hadir Melindungi Konsumen Muslim

Usai Diperiksa sebagai Saksi, Alfian Tanjung Dijadikan Tersangka dan Langsung Ditangkap

Usai Diperiksa sebagai Saksi, Alfian Tanjung Dijadikan Tersangka dan Langsung Ditangkap

Mantan Korban Islam Jamaah Mestinya Dilindungi

Mantan Korban Islam Jamaah Mestinya Dilindungi

Korupsi Menggila Karena Ada Faktor

Korupsi Menggila Karena Ada Faktor

Banjir Jabodetabek-Lebak: Korban Meninggal 67 Orang, 1 Hilang

Banjir Jabodetabek-Lebak: Korban Meninggal 67 Orang, 1 Hilang

Baca Juga

Berita Lainnya