Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Alu Syaikh: “Dunia Butuh Pemimpin Amanah”

Bagikan:

 
Hidayatullah.com– Menteri Urusan Islam dan Wakaf Arab Saudi Syeikh Shalih bin Abdul Aziz bin Alu Syaikh memberikan tausiyah kepada seluruh pengurus konferensi ke-11 World Assembly of Muslim Youth (WAMY) atau Liga Pemuda Muslim Dunia yang hadir dalam acara konferensi.

Dalam salah satu pesannya, pria yang juga menjabat sebagai Presiden WAMY ini, menekankan pentingnya sikap amanah dalam menjalankan tugas sebagai pengurus WAMY atau dalam menjalankan tugas dakwah.

“Saat ini dibutuhkan pemimpin yang dapat membawa amanah dakwah ke seluruh dunia.  Karena orang-orang yang amanah adalah mereka yang berkomitmen tinggi dalam perjuangan. Sebagaimana para sahabat yang dulu tetap berkomitmen untuk berjuang bersama Rasulullah,” ujarnya.

Alu Syaikh meminta para pengurus WAMY agar tidak bersikap egois dan menang sendiri, karena Rasulullah dan para sahabatnya tidak pernah memikirkan diri sendiri. Mereka lebih memikirkan perjuangan dan dakwah Islam. Padahal, kata dia, Rasulullah dan para sahabatnya adalah orang-orang kampung, orang-orang desa, buka orang kota. “Namun semangat perjuangan mereka sedemikian besar sehingga mampu menyebarkan Islam seluruh belahan bumi.  Rasulullah dan para sahabat mampu membuat sebuah perubahan besar di dunia,” katanya.

Sebagai pemimpin WAMY, Syaikh Alu juga menyinggung tentang kendala dan tantangan-tantangan yang dihadapi organisasi kepemudaan ini. Menurut dia, sebagai organisasi yang terbuka dan terus berkembang dari segi keanggotaan dan pembukaan cabang baru di berbagai negara, maka tantangan yang dihadapi WAMY juga semakin besar, terutama dalam bidang dakwah dan manajemen.

Walau demikian, hal tersebut tidak perlu melemahkan semangat para anggota dan pengurus WAMY dalam menjalankan perannya.

“Masih banyak pengurus ataupun anggota WAMY yang memiliki semangat tinggi dan optimisme kuat dalam menjalankan tugasnya. Kita harus memberikan apreasi pada orang-orang yang berkomitmen tinggi ini. Dan kita juga patut bersyukur karena mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak,” kata Syaikh Alu.

Terkait dengan masalah manajemen, WAMY berencana akan memberikan sejumlah pelatihan manajerial  kepada para pengurusnya. Pelatihan ini akan dilakukan secara intensif di salah satu negara selama beberapa waktu, dan dihadiri oleh perwakilan atau pengurus WAMY yang ditunjuk. Diharapkan dengan pelatihan tersebut, kendala-kendala di masa mendatang dapat dihadapi dengan lebih ringan.

Syaikh Alu juga menjelaskan tidak bisa berlama-lama di Jakarta dan harus segera kembali ke negaranya karena ada tugas yang harus diselesaikan. Ia tak lupa menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya menjadi tuan rumah konferensi WAMY ke-11. Ia juga mengucapkan rasa syukur atas kehadiran pengurus, anggota,serta seluruh peserta muktamar.

 “Walau menghadapi banyak kendala, namun anda semua dapat hadir dalam acara ini. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang berlipat ganda bagi semua yang terlibat dalam acara ini. Dan semoga Allah selalu menuntun dan membimbing kita dalam menjalani tugas dakwah,” demikian Syeikh Shalih bin Abdul Aziz bin Alu Syaikh. [mcw/cha/hidyatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Yunahar Minta Umat Islam Tidak Harafiah Menyikapi Simbol

Yunahar Minta Umat Islam Tidak Harafiah Menyikapi Simbol

Politisi PDIP: Negara Wajib Selesaikan Masalah Tenaga Honorer

Politisi PDIP: Negara Wajib Selesaikan Masalah Tenaga Honorer

Hidayatullah Kaltim Tak Mengenal Pengangguran

Hidayatullah Kaltim Tak Mengenal Pengangguran

Gubernur Aceh Minta Ulama Ajukan Qanun Zakat

Gubernur Aceh Minta Ulama Ajukan Qanun Zakat

Sosiolog: UU PNPS Menjaga Stabilitas Sosial Masyarakat

Sosiolog: UU PNPS Menjaga Stabilitas Sosial Masyarakat

Baca Juga

Berita Lainnya