Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Dinilai Arogan, TNI AU Kecam Densus

Bagikan:


Hidayatullah.com—Operasi memburu perampok Bank CIMB Medan yang dilakukan Densus 88 Polri mendapat protes serius. Pemrotes, datang dari TNI AU. TNI AU memprotes arogansi para personel Densus 88 saat berada di Bandara Polonia Medan.

Protes itu disampaikan Komandan Pangkalan  TNI AU Udara Medan bertanggal 16 September 2010. Surat protes bernomor B/138/IX/2010/Lanud Medan itu ditujukan kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno dan ditandatangani oleh Komandan Pangkalan TNI AU Medan Kolonel (Pnb) Taufik Hidayat.

Sebagaimana dikutip detikcom, Senin (20/9), surat itu menyampaikan protes terkait kasus keberangkatan anggota Densus 88 tanpa melalui prosedur yang berlaku di Bandara Polonia pada 13 September 2010 lalu. Surat protes ini dikeluarkan setelah Pangkalan TNI AU mendapat laporan kronologi personel Pomau BKO Security Bandara Polonia pada 14 September 2010.

“Dengan ini kami menyampaikan keberatan atas insiden yang terjadi pada hari Senin tanggal 13 September 2010 sekitar pukul 15.30 WIB di Pos Golf Bravo Bandara Polonia, di mana anggota Densus 88 berjumlah 20 orang secara arogan memaksa masuk ke area Delta Bandara Polonia untuk boarding ke pesawat carter tanpa mengindahkan prosedur yang berlaku di Bandara Polonia,” demikian sebagian isi surat protes tersebut.

Dalam surat itu, Pangkalan TNI AU mengimbau agar insiden ini mendapat perhatian serius untuk menghindari terjadinya friksi di lapangan.

“Ke depan proses pemberangkatan anggota Densus 88 maupun personel Polri lainnya hendaknya melalui terminal keberangkatan yang semestinya. Apabila dalam misi khusus, agar menyampaikan pemberitahuan kepada Komandan Pangkalan TNI AU Medan untuk dapat difasilitasi sesuai dengan prosedur keamanan penerbangan yang berlaku.”

Surat ini ditembuskan kepada GM PT AP II Bandara Polonia Medan, Karo Ops Poldasu, dan Kabid Propam Poldasu. Surat ini berkop surat Komando Operasi TNI Angkatan Udara Pangkalan TNI AU Medan dan distempel.

Pada Minggu (19/9/2010), Densus 88 melakukan penggerebekan di Tanjung Balai, Medan dan Belawan, Sumatera Utara. Dalam penggerebekan itu, tiga tersangka tewas ditembak dan beberapa orang ditangkap Densus. Bersama tangkapan di Lampung, polisi total menangkap 18 orang. Mabes Polri menduga mereka terkait kasus perampokan CIMB Niaga Medan 18 Agustus 2010. Sementara Kapolda Irjen Pol Oegroseno mengaku belum mendapat indikasi bahwa komplotan itu terlibat kasus perampokan Bank CIMB Niaga.  

Sementara itu, Kepala Kepolisian Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengakui ada masalah prosedural yang dialami Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes polri saat memasuki Bandara Polonia Medan, Senin 13 September 2010.

“Kalau ada beberapa masalah di lapangan, tentu itu terjadi karena memang tidak semua orang paham karena kami diburu waktu” kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, di Medan, Senin 20 September 2010.

Karenanya, Kapolri mengaku akan akan berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Udara menyangkut persoalan prosedural di Bandara Polonia Medan. [cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Ada Aliran Dinilai Sesat di Pamekasan

Ada Aliran Dinilai Sesat di Pamekasan

Peringatan Milad Istiqlal ke-39 Menyegarkan Ingatan Pentingnya Merawat Kemerdekaan

Peringatan Milad Istiqlal ke-39 Menyegarkan Ingatan Pentingnya Merawat Kemerdekaan

KH Muhyiddin Junaidi Jadi Waketum MUI Gantikan Prof Yunahar

KH Muhyiddin Junaidi Jadi Waketum MUI Gantikan Prof Yunahar

Panja BPIH Minta Maskapai Turunkan Ongkos

Panja BPIH Minta Maskapai Turunkan Ongkos

Warga Laporkan Luhut-Sri Mulyani Pose 1 Jari yang ‘Berpotensi Melanggar’

Warga Laporkan Luhut-Sri Mulyani Pose 1 Jari yang ‘Berpotensi Melanggar’

Baca Juga

Berita Lainnya