Sabtu, 16 Oktober 2021 / 10 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

KUIB Bantah Umat Islam Bekasi Tak Toleran

Bagikan:

Hidayatullah.com–Kongres Umat Islam Bekasi (KUIB) membantah tudingan bahwa umat Islam Bekasi tidak toleran terhadap kebebasan beribadah umat beragama lain, khususnya umat kristiani.

Menurut KUIB, persoalan ini berkaitan prosedur administrasi yang dilanggar HKBP sehingga menimbulkan keresahan dan penolakan masyarakat.

“HKBP itu dipermasalahkan karena tidak mempunyai izin pembangunan gereja, bukan karena mereka beribadahnya,” kata Sekjen KUIB Salih M Sitompul,SH,MH di sela-sela acara Dialog Terbuka ”Mencari Solusi HKBP” Jakarta, Kamis(16/9).

Menurutnya, aktivitas HKBP di Ciketing sebenarnya sudah berlangsung 15 tahun, di sebuah rumah yang dijadikan tempat ibadah, dan warga tidak pernah mempersoalkan. Persoalan mulai timbul ketika mereka beribadah di lapangan terbuka, setelah rumah tersebut disegel oleh Pemkot Bekasi.

“Mereka melakukan kegiatan sudah cukup lama di sana, tetapi umat Islam tidak pernah mempersoalkan. jJadi jangan sebut-sebut umat Islam tidak toleran terhadap kebebasan beribadah,” ujar Salih yang juga Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Jadi, menurut Salih, yang membuat masyarakat Ciketing tersinggung adalah adanya aksi pemalsuan dan manipulasi dokumen yang dilakukan pihak HKBP untuk mengajukan syarat pembangunan rumah ibadah. Pemalsuan ini berupa pencatutan nama masyarakat dan uang sumbangan yang diklaim bahwa masyarakat sudah menerima uang ganti rugi dari mereka.

“Masyarakat bertambah marah karena cara-cara HKBP yang seperti itu, main catut nama warga dan klaim kasih uang ke mereka. Bukan karena mereka tidak boleh ibadah,” tegas  Salih di hadapan para wartawan.

Salih yang juga merupakan kuasa hukum dari 10 tersangka insiden bentrokan di Ciketing, menyatakan akan mengadukan HKBP ke Kepolisian dalam waktu dekat ini terhadap kemungkinan pelanggaran hukum yang mereka lakukan juga. [bil/ hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

PAHAM: Legalisasi Pernikahan beda agama adalah Sesat Pikir

PAHAM: Legalisasi Pernikahan beda agama adalah Sesat Pikir

FPI Balikpapan Minta Pemkot dan Aparat Tindak Tegas Kegiatan LGBT

FPI Balikpapan Minta Pemkot dan Aparat Tindak Tegas Kegiatan LGBT

Warga Meninggal Saat Shalat Maghrib Jelang Shalatkan Jenazah

Warga Meninggal Saat Shalat Maghrib Jelang Shalatkan Jenazah

Pemuda PUI Mengembangkan Gerakan di Tanah Papua

Pemuda PUI Mengembangkan Gerakan di Tanah Papua

Menag: Pada Dasarnya Agama Anjurkan Monogami, Poligami Harus Izin Istri

Menag: Pada Dasarnya Agama Anjurkan Monogami, Poligami Harus Izin Istri

Baca Juga

Berita Lainnya