Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Tangsel Tegur 25 Pemilik Tempat Hiburan

Bagikan:


Hidayatullah.com–Majelis Ulama Indonesia Tangerang Selatan menegur 10 rumah makan dan 25 tempat hiburan malam karena melanggar peraturan, yaitu beroperasi selama bulan Ramadhan.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangerang Selatan (Tangsel) Abdul Razak di Tangerang, Selasa, menyebutkan, kesepuluh rumah makan yang melanggar adalah Hoka-Hoka Bento, McDonald, Rumah Makan Bandar Djakarta, Pondok Kemangi, Kopi Tiam, Rumah Makan Sederhana, dan beberapa cafe lainnya di daerah Bintaro.

Sedangkan 25 tempat hiburan malam adalah Inul Vizta, tempat karaoke Naff, Hotel Melati Sion, Hotel Melati, karaoke Orange, karaoke Las Vegas, Cafe Venalataria, One Stop, tempat hiburan di Gaplek Pamulang, dan di Bintaro.

“Rumah makan dan tempat hiburan hanya mendapat teguran saat sidak yang dilakukan sejak awal puasa hingga minggu kedua,” kata Abdul Rozak.

Rozak menambahkan, tempat hiburan dan rumah makan tersebut akan kembali disidak memasuki minggu ketiga bulan puasa.

Bila dalam sidak lanjutan, rumah makan dan tempat hiburan tersebut masih melanggar peraturan mengenai jam operasi, maka sanksi yang diberikan bukan lagi teguran melainkan surat tertulis.

Saat ini, lanjut Rozak, pihaknya sudah merencanakan sidak lanjutan yang akan digelar secara dadakan dan waktu yang tidak bisa ditentukan.

Hal ini agar informasi sidak tidak bocor kepada pengelola rumah makan dan tempat hiburan.

“Kita tidak bisa memberikan informasi, tetapi bila sudah ada di tempat maka akan kita koordinasi dengan media massa untuk membantu mengeksposenya,” katanya. [ant/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Aceh Diminta Sikapi Serius Temuan Misi Pendangkalan Akidah

Pemerintah Aceh Diminta Sikapi Serius Temuan Misi Pendangkalan Akidah

Wantim MUI Ingatkan Bahaya Pembiaran Komunisme dan Liberalisme

Wantim MUI Ingatkan Bahaya Pembiaran Komunisme dan Liberalisme

Sinetron Berkedok Religi Bentuk Komersialisasi Agama

Sinetron Berkedok Religi Bentuk Komersialisasi Agama

Himpitan Ekonomi, Penyebab Orang Kembali Ke Komunitas LGBT

Himpitan Ekonomi, Penyebab Orang Kembali Ke Komunitas LGBT

Soal RUU HIP, MUI: Pembahasan UU Harus Serap Aspirasi Masyarakat

Soal RUU HIP, MUI: Pembahasan UU Harus Serap Aspirasi Masyarakat

Baca Juga

Berita Lainnya