Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Baru 5 Persen Zakat Terkelola dengan Baik

Bagikan:

Hidayatullah.com— Ketua Pos Keadilan Peduli Umat Provinsi Sumatera Barat Faridansyah mengatakan, potensi zakat yang besar tersebut apabila dikelola dengan baik akan dapat mengurangi angka kemiskinan, keterbelakangan, dan kemunduran, dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lebih baik.

Potensi itu belum dapat dikelola dengan baik, karena lembaga zakat yang ada terkesan jalan sendiri-sendiri dan kesadaran masyarakat untuk mengeluarkan zakat masih rendah.

 “Agar potensi zakat dapat bermanfaat secara maksimal dan terkelola dengan baik, ke depan harus ada semacam lembaga zakat yang sifatnya untuk mengkoordinasi dengan lembaga zakat yang ada. Apabila hal itu terlaksana dengan baik, akan banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” kata Faridansyah usai pemukan seminar nasional bertema Zakat Memerdekakan.

Lebih lanjut Faridansyah mengatakan, potensi zakat di Sumatera Barat mencapai Rp 300 miliar setahun, sementara yang dapat dikelola dengan baik baru mencapai sepuluh persen.

 “Dari sepuluh persen tersebut yang dapat dikelola PKPU Provinsi Sumatera Barat sekitar Rp 5 miliar,” kata Faridansyah.

Zakat yang dikelola PKPU Sumatera Barat disalurkan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dari tujuh program unggulan yang diluncurkan PKPU. [dn/pm/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Ada Pesan Allah di Setiap Kejadian Alam Semesta

Ada Pesan Allah di Setiap Kejadian Alam Semesta

MUI Tegaskan Sertifikasi Lembaga Halal Luar Negeri diberikan Gratis

MUI Tegaskan Sertifikasi Lembaga Halal Luar Negeri diberikan Gratis

Kapolri ‘Pertanyakan’ Fatwa MUI, FP DivHumas Polri “Dikeroyok Balok” oleh Netizen

Kapolri ‘Pertanyakan’ Fatwa MUI, FP DivHumas Polri “Dikeroyok Balok” oleh Netizen

Ensiklopi Koruptor Indonesia Diluncurkan

Ensiklopi Koruptor Indonesia Diluncurkan

Yang Kami Tolak Bukan Kristen, Tapi Kristenisasi

Yang Kami Tolak Bukan Kristen, Tapi Kristenisasi

Baca Juga

Berita Lainnya