Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ramadhan, Aktivitas Sekolah di Padang Pindah ke Masjid

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pada bulan Ramadhan tahun ini, para  pelajar di kota Padang, Sumatera Barat,  kembali  tidak libur bersekolah. Kegiatan sekolah mereka dipindahkan ke setiap masjid/mushalla bagi siswa beragama Islam dan rumah ibadah lainnya bagi siswa nonmuslim.

“Pesantren Ramadhan sudah menjadi agenda rutin Pemko Padang sejak lima tahun lalu, setiap siswa dan guru diwajibkan terlibat dalam kegiatan tersebut,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Bambang Sutrisno,  Selasa (20/7).

Pada Pesantren Ramadhan yang diajarkan bagi siswa beragama Islam yakni materi pendidikan agama Islam, seperti ibadah, keimanan dan akhlak. Sedangkan para  siswa nonmuslim tetap diwajibkan  mengikuti pelajaran agama pada rumah ibadahnya masing-masing.

Nilai pesantren tersebut dijadikan sebagai nilai pendidikan agama pada semester ganjil ini. Bagi siswa yang tidak mengikuti Pesantren Ramadhan atau kegiatan keagamaan, maka nilai agamanya pada semester ganjilnya dinyatakan kosong.

“Diharapkan  siswa dapat melaksanakan kegiatan tersebut dengan hati yang ikhlas. Kegiatan keagamaan, seperti Pesantren Ramadhan jangan hanya dijadikan sebagai syarat nilai saja. Lebih dari itu, siswa harus bisa memanfaatkan waktu-waktu selama bulan Ramadhan untuk memperkaya ilmu agama sehingga setelah Ramadhan, apa-apa yang telah dipelajari dapat diimplementasikan dalam keseharian,” kata Bambang.

Dinas Pendidikan akan mengarahkan para guru sekolah dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat, untuk berkontribusi mensukseskan kegiatan Pesantren Ramadhan di Kota Padang.

“Keterlibatan guru pada kegiatan Pesantren Ramadhan merupakan sebuah kewajiban dan ada pertanggungjawabannya pada pihak sekolah,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi adanya guru yang tidak ikut atau tidak aktif selama kegiatan Pesantren Ramadhan tersebut, pihak Disdik akan menurunkan tim ke setiap kecamatan memantau kegiatan guru-guru selama Pesantren Ramadhan.
Disdik juga akan meminta laporan dari Pengurus Masjid dan Mushalla terkait absensi kehadiran guru pada Pesantren Ramadhan. Guru diwajibkan menghadiri kegiatan Pesantren tersebut selama 21 hari, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Pemko Padang. [asc/dn/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Dibutuhkan Imam Masjid yang Mumpuni Bisa Pimpin Masyarakat

Dibutuhkan Imam Masjid yang Mumpuni Bisa Pimpin Masyarakat

Aliansi Ormas Islam: Selesaikan Kasus Masjid Al-Ikhlas

Aliansi Ormas Islam: Selesaikan Kasus Masjid Al-Ikhlas

Tegakkan Peradaban dan Kehidupan Islam dengan Berkasih Sayang

Tegakkan Peradaban dan Kehidupan Islam dengan Berkasih Sayang

Penulis Mesir Dr. Raghib As-Sirjani akan Hadir di IBF 2014

Penulis Mesir Dr. Raghib As-Sirjani akan Hadir di IBF 2014

SBY Ngajak “Win-Win”, Erdogan Langsung Tarik Dubes Mesir

SBY Ngajak “Win-Win”, Erdogan Langsung Tarik Dubes Mesir

Baca Juga

Berita Lainnya