Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pemerintah Siapkan 11 Ribu Tenaga Medis Layani Haji

Bagikan:

Hidayatullah.com–Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, terkait penyelenggaraan ibadah haji 2010, Kementerian Kesehatan saat ini tengah melatih sekitar 11.000 tenaga medis yang akan diturunkan guna mendampingi jemaah haji di bidang kesehatan.

Sekitar 11.000 tenaga medis akan mendampingi jemaah haji, mulai dari titik keberangkatan hingga kepulangan.

“Kami juga akan menempatkan tenaga medis di Mekah dan Madinah hingga H+10,” kata Endang seusai mengikuti rapat kabinet terbatas yang membahas soal penyelenggaraan ibadah haji 2010 di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa.

Ratas dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono. Tenaga medis yang tinggal di Mekkah dan Madinah hingga 10 hari setelah kloter terakhir jemaah haji pulang ke Tanah Air ditujukan untuk merawat jemaah haji yang mungkin masih membutuhkan perawatan di rumah sakit lokal di negara tersebut.

Kemkes, sambung Endang, juga akan mendirikan semacam posko kesehatan setara dengan rumah sakit tipe C yang memiliki 180 kasur di Mekkah, dan posko kesehatan yang memiliki 50 tempat tidur di Madinah.

Menurut Endang, tenaga medis ini telah disaring dari sekitar 35.000 orang yang mendaftar secara online. Soal vaksinasi meningitis, Menkes mengatakan akan mendistribusikannya ke berbagai rumah sakit dan puskesmas di seluruh Indonesia setelah lebaran.

Secara medis, vaksin meningitis harus diberikan selambat-lambatnya dua minggu sebelum kloter pertama jemaah haji berangkat. Seperti diwartakan, pemberian vaksin meningitis sesuai amanat UU No. 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

“Pemerintah wajib memberikan perlindungan kepada calon jamaah haji. Salah satu bentuk perlindungan terhadap ancaman penyakit melalui vaksinasi meningitis,” katanya.

Menurut Menkes, meningitis sampai sekarang masih menjadi ancaman, baik untuk jamaah haji maupun umrah karena pada saat melakukan ibadah tersebut orang-orang yang berada di sana datang dari berbagai penjuru dunia, termasuk negara-negara di mana meningitis itu masih endemis, khususnya dari benua Afrika.

Kasus Meningitis pada jamaah haji Indonesia pernah terjadi pada tahun 1987, di mana terdapat 99 orang jamaah yang tertular meningitis dan 40 orang di antaranya meninggal dunia. [mch/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Kemendikbud Sepakat Aliran Kepercayaan Bukan Agama

Kemendikbud Sepakat Aliran Kepercayaan Bukan Agama

masjid vaksinasi covid-19

JK: Jangan Mudik Dulu, Banyak Wilayah Terapkan PSBB

Ucapkan Selamat, Ketum Muhammadiyah akan Bekerjasama dengan NU

Ucapkan Selamat, Ketum Muhammadiyah akan Bekerjasama dengan NU

Divonis Penjara Usai Ajak Murid Shalat, Guru di Parepare Banding

Divonis Penjara Usai Ajak Murid Shalat, Guru di Parepare Banding

KADIN: Muslim Indonesia Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Asia

KADIN: Muslim Indonesia Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Asia

Baca Juga

Berita Lainnya