Senin, 6 Desember 2021 / 2 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

5000 Anak di Padang Lomba Hafalan Asmaulhusna

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekitar 5000 anak TK se-Kota Padang mengikuti lomba Asmaulhusna di taman Melati Padang yang berakhir Jumat petang (18/6).

Lomba yang dibuka Wakil Walikota Padang Mahyeldi, SP dan Ketua Ekonomi Bank Syariah Sumatera  Barat, Fauzi Bahar ini memperebutkan hadiah mobil dan sepeda motor.

Lomba menghafal nama-nama Allah Subhanahu wa Ta’ala, kata Ust. Mahyeldi, merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan kota bernuansa religius bagi Padang sebagai ibukota Sumatera Barat yang berfalsafah adat basandi syara’, sara’ basandi (berdasarkan) Kitabullah (al-Qur’an).

Dengan lomba ini, Mahyeldi berharap, kota Padang kian dinamis, sejuk, dan terjauh dari segala bencana.

“Juga terciptanya kerukunan, mencegah caci-maki, fitnah, dan rasa permusuhan, terlebih dalam memasuki musim Pilkada ini,” katanya.

Lomba membaca menghafal nama-nama Allah ini sebagai langkah awal memperkenalkan  Allah kepada anak. “Semua kegiatan keagamaan yang telah kita laksanakan tahun 2010 ini, tentu harus diperdalam lagi untuk pelajar pada 33 SD, 33 SMP dan 33 SMA/MAN di kota ini,” kata Mahyeldi.

Kepala Humas Kota Padang Richard kepada hidayatullah.com menerangkan, lomba diikuti 102 grup anak TK dari 11 Kecamatan di Kota Padang.

Ketua Umum masyarakat Ekonomi Syariah Sumatera Barat, Fauzi Bahar mengatakan, kegiatan ini punya  arti penting bagi kehidupan rohani anak dengam  menanamkan nilai-nilai agama dalam diri mereka sejak usia dini, walaupun  orang tua  dan masyarakat baru dapat merasakan dampak dari kegiatan ini setelah 30 tahun kedepan.

“Kita tidak saja memperhatikan pendidikan intelektual anak-anak, tetapi yang lebih penting lagi kehidupan emosional anak. Untuk memantapkan kehidupann emosional ini harus kita tanamkan sejak usia dini-nilai agama Islam.”

Pembukaan lomba meriah, di samping dihadiri oleh para guru, juga Kepala Kantor Departemen Agama Kota Padang Syamsul Bahri. [dodi/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Pusat: Pemblokiran Media Islam Bisa Munculkan Gerakan Phobia Islam

MUI Pusat: Pemblokiran Media Islam Bisa Munculkan Gerakan Phobia Islam

Dai Asal Papua Ajak Jadikan Musibah Charlie Hebdo Sebagai Pelajaran

Dai Asal Papua Ajak Jadikan Musibah Charlie Hebdo Sebagai Pelajaran

DPR: Jika Menteri Saja Bingung Jelaskan PPKM Berlevel, Apalagi Rakyat

DPR: Jika Menteri Saja Bingung Jelaskan PPKM Berlevel, Apalagi Rakyat

Ahmadiyah di Sumsel Resmi Dilarang

Ahmadiyah di Sumsel Resmi Dilarang

GNPF Bali akan Laporkan Dalang Pengadangan UAS ke Mabes Polri

GNPF Bali akan Laporkan Dalang Pengadangan UAS ke Mabes Polri

Baca Juga

Berita Lainnya