Rabu, 4 Agustus 2021 / 25 Zulhijjah 1442 H

Nasional

Setelah DKI, Dinas Pendidikan Batam Razia Ponsel

Bagikan:

 Hidayatullah.com–Dinas Pendidikan Kota Batam akan merazia telepon selular milik siswa untuk menghindari peredaran video porno menyusul maraknya peredaran video mesum yang diduga melibatkan beberapa artis terkenal.
 “Razia akan segera digelar untuk memastikan tidak ada siswa kami yang memiliki video porno,” kata Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika di Batam, Rabu.
Ia mengatakan razia akan digelar sesudah musim ujian kenaikan kelas pekan ini.
 “Kami tentunya tidak ingin membuat siswa resah saat ini, karena mereka sedang ujian. Razia akan dilakukan segera setelah ujian,” kata Ria.
Selain razia ponsel, Pemkot juga berencana untuk menjaring siswa yang kedapatan bermain di warung internet pada jam sekolah dan, atau mengakses video porno dari warung internet.
 Mengenai penghentian akses video porno dari “hot spot” milik pemerintah, ia mengatakan belum dapat dilakukan karena membutuhkan biaya yang tinggi.
 Ria menyatakan peredaran video porno sudah amat meresahkan. Terlebih, beberapa pelakon video porno mirip pesohor yang diidolakan remaja.
 “Tentunya ada rasa penasaran, ingin tahu, ingin lihat,” kata dia.
 Orangtua, kata dia, harus lebih berperan aktif mengedukasi anak-anaknya agar terhindar dari tontonan video porno.
 “Ini tanggungjawab bersama,” kata dia.
 Sementara itu, di Jakarta, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar mendukung pemeriksaan telepon genggam milik anak-anak sekolah untuk mencegah penyebaran video porno artis itu.
 “Saya kira di beberapa sekolah melakukan upaya-upaya untuk menjaga hal ini. Saya kira perlu juga untuk mengurangi,” kata Linda yang menolak menyaksikan video itu.
 Linda mengatakan, kementeriannya sangat berkepentingan untuk memberikan perlindungan anak-anak dari tontonan atau gambar yang bisa mengganggu moral anak.
 “Misalnya dia menonton seperti itu yang ditampilkan di jam-jam `prime time`, dan merasa hal itu sah-sah saja. Kita perlu melakukan perlindungan terhadap pornografi itu,” katanya.
 Sebelumnya, beberapa hari belakangan ini Dinas Pendidikan DKI Jakarta memutuskan untuk melakukan razia telepon seluler siswa sekolah untuk mencegah penyebaran materi pornografi pada sesama siswa.
 Dinas Pendidikan juga akan mengirimkan surat edaran ke seluruh sekolah di lima wilayah DKI Jakarta yang isinya mengimbau para kepala sekolah dan guru lebih intensif memberikan pengarahan, pengawasan serta pemahaman agar siswa tidak terpengaruh dengan video porno semacam itu. [ant/hid/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

pembatasan Covid 19

PPKM Darurat Dinilai Tak Serta Merta Turunkan Kasus Covid-19

Lagi, Abu Bakar Baasyir Dirawat di RSCM

Lagi, Abu Bakar Baasyir Dirawat di RSCM

Kalau e-KTP yang Tercecer Palsu, Mendagri: Harus Diusut

Kalau e-KTP yang Tercecer Palsu, Mendagri: Harus Diusut

Hasyim Muzadi Minta Perpres 105 dan 106 Dicabut Segera

Hasyim Muzadi Minta Perpres 105 dan 106 Dicabut Segera

DPR Ingatkan Pemerintah Tak Boleh Larang Miskin Berobat

DPR Ingatkan Pemerintah Tak Boleh Larang Miskin Berobat

Baca Juga

Berita Lainnya