Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Buka MTQN, SBY Singgung Palestina

Bagikan:

 Hidayatullah.com–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-23 di Provinsi Bengkulu, Sabtu sore di tengah hujan rintik-rintik.
 Acara pembukaan di adakan di Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Provinsi Bengkulu, itu dimulai pada pukul 19.00 WIB.
 Rangkaian MTQN ke-23 diselenggarakan pada 5 Juni hingga 12 Juni 2010 diikuti peserta dari seluruh Indonesia.
 Diperkirakan para kafilah mengikuti MTQ ke-23 itu mencapai lebih dari 2.000 orang yang akan berlaga di beberapa kategori perlombaan.
 Presiden yang didampingi Ani Yudhoyono tiba di Provinsi Bengkulu pada pukul 14.15 WIB. Pada Minggu (6/6) pukul 10.00 WIB, Presiden dan rombongan dijadwalkan sudah tiba kembali di Jakarta.
 Mencederai Rakyat Palestina
 Pembukaan  MTQN ke-23 berlangsung khidmat dibuka langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Acara pembukaan itu dihadiri seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu dan para gubernur seluruh Indonesia. Sambutan acara diisi oleh Menteri Agama Suryadharma Ali selaku ketua panitia nasional dan Gubernur Bengkul Agusrin M Najamuddin.
 Dalam pidato pembukaannya, SBY mengajak umat Islam untuk mengabarkan pada dunia, bahwa sesungguhnya Islam itu teduh dan damai. Islam itu cinta keadilan dan menjauhi kekerasan. Islam itu menolak kebencian dan fitnah.
 Pada bagian lain dalam pidatonya, SBY menyampaikan rasa prihatin dan sangat menyesalkan atas terjadinya tragedi kemanusiaan di perairan Timur Tengah, beberapa hari yang lalu.
 “Kita bertekad untuk terus menyuarakan, mendorong, dan melakukan langkah-langkah diplomasi bagi penyelesaian masalah di Timur Tengah secara adil dan damai, dan jauh dari aksi-aksi kekerasan dan penindasan kemanusiaan,” tambahnya.
 SBY menegaskan negara kita terus mendorong terciptanya perdamaian di Timur Tengah.
 “Kita menolak dengan tegas setiap tindakan yang mencederai rasa kemanusiaan dan keadilan yang dilancarkan oleh pihak manapun, terhadap rakyat Palestina,” jelasnya.[was/ps/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Tren Pengemis Makin Marak di Bulan Ramadhan

Tren Pengemis Makin Marak di Bulan Ramadhan

Mahasiswa Didorong Gerakkan Inkubator Bisnis Berbasis Pesantren

Mahasiswa Didorong Gerakkan Inkubator Bisnis Berbasis Pesantren

UBN: Ke Garut untuk Persaudaraan dan Persatuan Umat

UBN: Ke Garut untuk Persaudaraan dan Persatuan Umat

DPR: Mendikbud Jangan Lepas Tangan Soal Dana BOS Guru Honorer

DPR: Mendikbud Jangan Lepas Tangan Soal Dana BOS Guru Honorer

Agama pendidikan nasional

Pemerintah-Lembaga Sosial Keagamaan Didorong Perhatikan LGBT

Baca Juga

Berita Lainnya