Selasa, 30 Maret 2021 / 16 Sya'ban 1442 H

Nasional

Presiden: Periksa Kebenaran WNI Tewas di Kapal Marmara

Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar informasi adanya Warga Negara Indonesia (WNI) yang tewas akibat serangan tentara Israel ke kapal kemanusiaan Mavi Marmara untuk diperiksa kebenarannya.

“Presiden minta informasi itu dicheck,” kata Juru Bicara Presiden Dino Patty Djalal saat dihubungi di Jakarta, Senin (31/5).

Dino menjelaskan, dirinya saat ini sedang menunggu informasi lengkap dari Kementerian Luar Negeri mengenai kabar adanya WNI yang tewas akibat serangan tentara Israel itu.

Sedangkan mengenai tanggapan Presiden atas penyerangan kapal yang membawa sekitar 700 relawan kemanusiaan itu, Dino mengatakan, Presiden menunggu informasi yang tepat dan jelas untuk mengomentari peristiwa ini.

“Kita sedang menunggu informasi dari Kemenlu mengenai kejadian ini,” katanya.

Tentara Israel Senin pagi menyerbu Armada Kebebasan (Freedom Flotilla), termasuk kapal Mavi Marmara yang berisi 700 aktivis dari sekitar 50 negara.

12 WNI yang berada di kapal Mavi Marmara terdiri dari wakil tiga lembaga swadaya masyarakat KISPA, MER-C (Medical Emergency Rescue Committee), dan Sahabat Al-Aqsa serta lima wartawan, yaitu Aljazeera Indonesia, TV One, Hidayatullah.com, Majalah Alia, dan Sahabat Al Aqsha.

Beberapa kantor berita asing menyebutkan, 16 orang terbunuh akibat serangan itu, namun belum diketahui apakah ada WNI yang turut menjadi korban. [ant/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Minta Wali Kota Jayapura Periksa IMB Masjid

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Minta Wali Kota Jayapura Periksa IMB Masjid

Wakil Rakyat Ragukan Validitas Data PLN soal Elektrifikasi 

Wakil Rakyat Ragukan Validitas Data PLN soal Elektrifikasi 

Komnas HAM Selidiki Penembakan Anggota FPI, Panggil Kapolda Metro Jaya dan Dirut Jasa Marga

Komnas HAM Selidiki Penembakan Anggota FPI, Panggil Kapolda Metro Jaya dan Dirut Jasa Marga

Ulama Sumenep Dukung Bupati Pamekasan Tutup Tempat Maksiat

Ulama Sumenep Dukung Bupati Pamekasan Tutup Tempat Maksiat

PBNU: Miras Oplosan Marak Akibat Hukum Tak Tegas

PBNU: Miras Oplosan Marak Akibat Hukum Tak Tegas

Baca Juga

Berita Lainnya