Kamis, 18 Februari 2021 / 6 Rajab 1442 H

Nasional

Hadang Kristenisasi, Umat Islam Bekasi Gelar Apel Siaga

Bagikan:

Hidayatullah.com–Menyikapi sering terjadinya kasus kristenisasi di Bekasi, umat Islam Bekasi rencananya akan menggelar tablig akbar dan apel siaga pada Ahad (9/5) di Masjid Agung Al Barkah.

Menurut Ketua Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya, Murhali Barda, acara yang akan digelar selesai shalat dzuhur ini rencananya dihadiri oleh Ustadz Abubakar Ba’asyir, KH. Abdul Qadir Jailani, KH Amin Nur, KH Nurul Anwar, dan Ustadz Anwar Anshor.

Kepada hidayatullah.com Murhali mengatakan,  kasus kristenisasi di Bekasi datang silih berganti seperti air bah. “Mulai dari kasus Bekasi Berbagi Bahagia (B3), gereja-gereja ilegal, rencana penggusuran Masjid Al Furqan Harapan Indah, penghinaan Islam di blog Bellarminus, hingga kasus yang terbaru, dugaan kristenisasi di Masjid Agung Al Barkah,” kata Murhali.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ahad (2/5) pagi telah terjadi upaya dugaan kristenisasi berkedok karnaval antinarkoba. Mereka membagi-bagikan gelang, roti, coklat kepada siapa pun, seraya memuji Yesus. Ini dilakukan di depan Masjid Agung Al Barkah.

Meski sudah dilaporkan kasus-kasus kristenisasi yang telah terjadi, tapi sayangnya tak ada respon dari Pemkot Bekasi. Untuk itu, kata Murhali, mengajak umat Islam bersatu mewaspadai kristenisasi di Bekasi dengan menghadiri tablig akbar dan apel siaga.

“Saya mengharapkan umat Islam Bekasi datang berbondong-bondong memenuhi Masjid Al Barkah, “ harapnya. [Syaf/hidayatul lah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Terkait Pembubaran HTI, Muhammadiyah: Langkah Pemerintah Harus Konstitusional

Terkait Pembubaran HTI, Muhammadiyah: Langkah Pemerintah Harus Konstitusional

UAS berharap Jamaahnya Jadi Kekuatan Ekonomi dan Politik

UAS berharap Jamaahnya Jadi Kekuatan Ekonomi dan Politik

Ada 22 Gereja Adakan Pembinaan di Rutan Medaeng

Ada 22 Gereja Adakan Pembinaan di Rutan Medaeng

Puting Beliung Bogor, 50 Rumah dan 6 Kendaraan Rusak

Puting Beliung Bogor, 50 Rumah dan 6 Kendaraan Rusak

Syafii Maarif:  Pemerintah Tak Pernah Serius Tanggapi Kritik

Syafii Maarif: Pemerintah Tak Pernah Serius Tanggapi Kritik

Baca Juga

Berita Lainnya