Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kiai Muhyiddin: NU dalam Ancaman Besar!

Bagikan:

Hidayatullah.com–Susunan pengurus PBNU 2010-2015 mendapat kritik tajam dari Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, KH Muhyiddin Abdus Shomad.

Kritik pedas tersebut menyusul diakomodasinya sejumlah tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) ke dalam struktur baru di bawah kepemimpinan Ketua Umum PBNU baru, Dr KH Said Aqil Siradj, MA.

Salah satu pengurus yang paling disorot KH. Muhyidin adalah Drs M Imam Azis, Wakil Ketua Umum PBNU. Muhyidin mengatakan, mantan Ketua Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) Yogyakarta itu pembela PKI tulen.

“Dulu, dia pernah mendatangi saya dan membela PKI mati-matian,” ujarnya.

Muhyidin menambahkan, selain pembela PKI, dia juga termasuk tokoh liberal. Selain Azis, menurut Muhyidin, masih banyak pengurus liberal yang tak kalah bahaya lainnya.

Tak pelak, hal itulah yang membuat Muhyidin khawatir. “NU sekarang dalam ancaman besar. Paham Aswaja (Ahlussunnah Waljama’ah) bisa tergerus oleh ideologi liberalisme,” ujarnya ketika dihubungi hidayatullah.com  Rabu (28/4) pagi.  Karena itu, Muhyidin mengimbau agar para ulama NU mewaspadai hal tersebut.

Muhyidin menjelaskan, NU sejak kelahirannya telah menganut ideologi Aswaja. Dan, hal itu juga secara resmi ada dalam AD/ART organisasi. Jadi, ideologi NU sebenarnya adalah Aswaja, bukan liberalisme. Karenanya, dia menegaskan, menampung orang liberal jadi pengurus, berarti menyalahi aturan AD/ART organisasi.

Ketika ditanya bagaimana jika penggerusan paham Aswaja benar-benar terjadi?

“Kami akan siap melawan, dan siap berdialog di depan para kyai,” tegasnya. Muhyidin juga berharap agar para ulama mewaspadai gerakan liberalisme di tubuh NU dan penggerusan paham Aswaja. Jika tidak, tunggu saja kerusakannya. [ans/www.hidayatullah.com]        

 

 

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Sinergi BMOIWI dan LPPOM MUI Sosialisasi Produk Halal

Sinergi BMOIWI dan LPPOM MUI Sosialisasi Produk Halal

Pemerintah Seharusnya Meniru Semangat Saman Hudi

Pemerintah Seharusnya Meniru Semangat Saman Hudi

Said Aqil Komisaris KAI

PBNU Tidak Terima Rencana Pemerintah Impor Beras

Menag Sambut Positif Usulan Baca Qur`an Masuk UN

Menag Sambut Positif Usulan Baca Qur`an Masuk UN

Muhammadiyah Berpaham Negara Pancasila Darul Ahdi Wasyahadah

Muhammadiyah Berpaham Negara Pancasila Darul Ahdi Wasyahadah

Baca Juga

Berita Lainnya