Jum'at, 22 Oktober 2021 / 16 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

NU Dukung Syarat Moral Calon Kepala Daerah

Bagikan:

 Hidayatulla.com–Nahdlatul Ulama (NU) mendukung dimasukkannya syarat moral bagi calon kepala daerah demi mendapatkan pemimpin terbaik. “Dalam Islam, mereka yang menjadi pemimpin diharapkan adalah figur terbaik,” ujar Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail NU KH Arwani Faishal di Jakarta, kemarin.
 Ketika Nabi Muhammad SAW wafat, kata Arwani, umat Islam waktu itu menunjuk Abu Bakar Siddiq sebagai pemimpin karena Abu Bakar dinilai sosok terbaik, demikian pula pengganti berikutnya.
 Menurut Arwani, usulan tentang persyaratan moral bagi calon kepala daerah harus didukung demi kemaslahatan. Jika pemimpin memiliki cacat moral, bagaimana bisa memberi contoh atau menyerukan perbaikan moral kepada warganya.
 “Kalau pemimpinnya pezina, bagaimana ia nanti bisa melarang perzinaan,” jelas Arwani.
 Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengajukan dua usulan revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
 Dua usulan tersebut adalah calon kepala daerah harus memiliki pengalaman di partai politik atau organisasi kemasyarakatan dan tidak cacat moral, seperti tidak pernah berzina, tidak pernah menjadi pemakai narkoba, dan berjudi.
 Namun, usulan tersebut ditentang oleh sebagian kalangan dengan alasan biar masyarakat sendiri yang menentukan calon pemimpinnya yang dianggap layak. [ant/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Sudah 5 Kali, Sidang Kasus Ahok Diperkirakan Selesai April atau Mei

Sudah 5 Kali, Sidang Kasus Ahok Diperkirakan Selesai April atau Mei

Penjual Nasi Penyumbang GNPF-MUI Diperiksa, Ditanya Hubungan dengan Bachtiar Nasir

Penjual Nasi Penyumbang GNPF-MUI Diperiksa, Ditanya Hubungan dengan Bachtiar Nasir

Segera Dideklarasikan Organisasi Ahlulbait Indonesia

Segera Dideklarasikan Organisasi Ahlulbait Indonesia

Jazuli: Trump Mengantarkan Zionis Yahudi kepada Kehancuran

Jazuli: Trump Mengantarkan Zionis Yahudi kepada Kehancuran

Masjid Istiqlal Tiadakan Tarawih dan Kegiatan Berjamaah di Bulan Ramadhan

Masjid Istiqlal Tiadakan Tarawih dan Kegiatan Berjamaah di Bulan Ramadhan

Baca Juga

Berita Lainnya