Jum'at, 26 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pemkab Bangka Berantas Buta Aksara Al-Quran

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah Kabupaten Bangka mewajibkan murid lulusan Sekolah Dasar (SD) bisa membaca tulis Al-Quran sebagai syarat melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Semua siswa yang akan melanjutkan ke jenjang SMP diwajibkan bisa membaca dan menulis huruf Al-Quran atau sudah mempunyai sertifikat lulus dari Taman Pendidikan Al-Quran (TPA),” kata Bupati Bangka Yusroni Yazid di Sungailiat, Jumat.

Di katakan, bagi yang tidak mempunyai sertifikat maka terlebih dahulu mengikuti tes baca dan tulis yang dilaksanakan oleh panitia penerima murid baru.

“Kewajiban baca tulis Al-Quran sebagai syarat bagi anak yang melanjutkan ke SMP merupakan program Pemerintah Kabupaten Bangka dalam upaya pemberantasan buta aksara Al-Quran,” jelasnya.

Dengan program ini, kata Bupati, selain memperoleh pendidikan baca tulis Al-Quran dari TPA, orang tua juga didorong untuk menunjukkan peran sertanya dalam ikut mendidik anak-anaknya di rumah.

Ia mengatakan, sasaran dari pada program pemberantasan buta aksara Al-Quran yakni maksimal anak kelas VI SD sudah dapat membaca dan menulis huruf Al-Quran.

Menurutnya, penguasaan ilmu alam tidak akan sempurna kalau tidak diimbangi dengan ilmu agama, dimana dengan ilmu agama yang didalaminya dapat meningkatkan ketaqwaanya kepada Allah SWT. [ant/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Bagi-bagi Kondom, Pemerintah Dinilai Legalkan Prostitusi

Bagi-bagi Kondom, Pemerintah Dinilai Legalkan Prostitusi

Jurnalis Muslim Dinilai Tak Mungkin Memproduksi Hoax

Jurnalis Muslim Dinilai Tak Mungkin Memproduksi Hoax

Bela Produk Anak Bangsa, Kongres “Beli Indonesia” Digelar

Bela Produk Anak Bangsa, Kongres “Beli Indonesia” Digelar

Anugerah KPI 2016 Disebut Bagian Evaluasi Program Siaran Televisi

Anugerah KPI 2016 Disebut Bagian Evaluasi Program Siaran Televisi

Jadikan Tahlilan Sebagai Barometer Pancasilais adalah Pemikiran Sempit

Jadikan Tahlilan Sebagai Barometer Pancasilais adalah Pemikiran Sempit

Baca Juga

Berita Lainnya