Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Jaminan Obat Halal Hak Azasi Ummat Islam

Bagikan:

Hidayatullah.com — Seharusnya pemerintah ikut mendukung pengadaan obat-obat sistentik atau generik yang terjamin kehalalannya. Tapi yang terjadi, pemerintah belum secara maksimal memahami betul bahwa sebenarnya jaminan halal atau adanya pembatasan itu adalah hak orang Islam.

Fenomena ini dinilai Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI), Lukman Hakim, sebagai dampak kuatnya pengaruh persaingan bisnis di dunia farmasi.

“Dari pemerintah kurang dukungan. Kita tahu, dunia farmasi kan bisnis yang tidak ada ruginya. Banyak kepentingan di sana,” kata Lukman, yang ditemui Hidayatullah.com di kantornya, Kota Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Padahal, kata dia, sudah seharusnya ada peraturan dari Badan Pengkajian Pangan dan Obat-obatan, dan Kosmetik Republik Indonesia (BPPOM RI) yang mengatur tentang perlindungan kosumen makanan dan minuman dari bahan-bahan yang haram.

Jaminan kehalalan suatu produk obat-obatan, kata Lukman, adalah hak azasi manusia khususnya menjadi hak kaum muslimin. Tapi Amerika sebagai negara yang pertama melakukan penekanan, maka dunia farmasi semakin eksis saja memproduski tanpa mengindahkan unsur haram yang terkandung di dalam produknya.

“Sehingga ini keterlaluan. Saya katakan keterlaluan. Siapa yang peduli dengan obat-obat halal. Obat-obat sintetik ataupun generik sudah ada sejak lama dan kita gunakan, tapi sejauh mana kepeduliaan kita terhadap kehalalan obat,” jelas Lukman.

Yang memprihatinkan, terang Lukman, setiap saat ummat Islam mengkonsumsi obat. Tapi mereka tidak tahu apakah obat yang diproduksi perusahaan farmasi yang digunakan tersebut halal atau haram. Sehingga secara tidak sadar masuklah unsur haram ke dalam tubuh. Lebih parah lagi, lanjut dia, banyak para dokter sendiri yang tidak tahu kandungan obat yang diresepkan kepada pasien.

“Padahal teori penghancuran kader Islam adalah dengan menyumpalkan makanan haram di dalam tubuhnya,” tukasnya. [ain/www.hidayatullah.com]
 

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Parlemen Bahrain Sebut Peran DPR dalam Pembukaan Kedutaan di Jakarta

Parlemen Bahrain Sebut Peran DPR dalam Pembukaan Kedutaan di Jakarta

Jubir HTI: TV Jangan Bikin Kecemasan Baru Pada Masyarakat

Jubir HTI: TV Jangan Bikin Kecemasan Baru Pada Masyarakat

PKS: Luar Biasa Perppu Covid-19, Beri Kekebalan Hukum, Rawan Penyelewengan Anggaran

PKS: Luar Biasa Perppu Covid-19, Beri Kekebalan Hukum, Rawan Penyelewengan Anggaran

Ulama Karismatik Aceh Pimpinan Ponpes Sembuh dari Covid-19: Wabah Ini Nyata

Ulama Karismatik Aceh Pimpinan Ponpes Sembuh dari Covid-19: Wabah Ini Nyata

Terdampak Gempa, Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu Ditutup

Terdampak Gempa, Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu Ditutup

Baca Juga

Berita Lainnya