Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Depag Tentukan Awal Ramadhan Hari Sabtu

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah melalui sidang Itsbat yang dipimpin Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni, menetapkan awal Ramadhan 1430 H jatuh pada Sabtu, 22 Agustus 2009. Menag juga menetapkan Badan Hisab dan Rukyat sebagai lembaga tetap penyelenggara hisab dan rukyat.

“Badan ini telah kita tetapkan sebagai lembaga tetap sejak 14 Juli 2009,” kata Menag pada sidang Itsbat di kantor Departemen Agama, Jakarta , Kamis (20/8) siang. Sidang tersebut dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika M. Nuh, Ketua Majelis Ulama Indonesia Prof Dr Umar Shihab, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Said Abdullah, pimpinan ormas-ormas Islam, para duta besar dan perwakilan negara sahabat, serta anggota Badan Hisab dan Rukyat Depag.

Menag mengatakan, pihaknya menyetujui Badan Hisab dan Rukyat untuk melakukan sidang hisab maupun rukyat dilakukan setiap bulan, sebagaimana usulan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. “Saya setuju sidang dilakukan setiap bulan, kalau perlu mengundang pihak yang berbeda,” ujarnya.

Menag juga mengatakan, pada tahun ini pemantauan dilakukan di 9 titik di seluruh Indonesia dengan menggunakan teropong canggih. Sembilan titik pemantauan tersebut terletak di Pantai Lhok Nga Aceh, Bosca Bandung, Pelabuhan Ratu-Sukabumi, Gresik, Lamongan Jatim, Semarang , Kupang, Ternate, dan Makassar .

Ketua Badan Hisab dan Rukyat, Muchtar Iljas yang menyampaikan hasil pemantauan di seluruh Indonesia, menyebutkan bahwa perhitungan data hisab yang dihimpun oleh Direktorat Jenderal Bimas Islam dari 29 titik pemantauan di seluruh Indonesia, menyatakan bahwa ijtima 29 Syaban 1430H/2009 M bertepatan hari Kamis, 20 Agustus 2009. Ketinggian hilal masih di bawah ufuk, berada pada posisi -3 derajat, 10 menit sampai 0 derajat, 30 menit.

“Saat matahari terbenam pada tanggal tersebut di seluruh Indonesia , posisi hilal berada di bawah ufuk. Berdasarkan laporan itu maka dapat disepakati bahwa 1 Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, 22 Agustus 2008,” kata Muchtar yang juga Direktur Urusan Agama Islam Depag.

Ahli astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) Taufik Hidayat mengatakan, dari pengamatan 9 kota, yakni Merauke (Papua), Ternate (Ambon), Kupang (NTT), Makassar (Sulsel), Semarang (Jateng), Tanjung Kodok-Lamongan (Jatim), Condro Dipo-Gresik (Jatim), Lhok Nga (Aceh), dan Bandung (Jabar), hilal masih negatif.

Sementara Ketua Laznah Falaqiah NU, Ahmad Ghazali Masruri mengatakan, pedoman yang dipakai NU adalah rukyatul hilal didukung oleh data hisab. “NU juga melakukan hisab karena kita punya kalender, tetapi hisab itu perlu dilakukan koreksi,” ujarnya. Ia juga mengusulkan agar rukyatul hilal dilakukan sebulan sekali.

Sedangkan pengurus Muhammadiyah, Abdul Fatah Wibisono mensyukuri keputusan pemerintah yang menetapkan awal Ramadhan jatuh 22 Agustus 2009, karena Muhammadiyah juga sudah menetapkan sejak awal puasa pada hari yang sama.

“Kami juga setuju usulan NU agar rukyatul hilal dilakukan setiap bulan,” kata Wakil Sekretaris Majelis Tarjih Muhammadiyah ini.

Anggota LAPAN, Jamaluddin, merasa khawatir dalam penentuan awal Ramadhan dan 1 Syawal yang sering terjadi perbedaan. Tapi pada tahun ini menghasilkan kesimpulan yang sama. “Kalau kriterianya masih seperti ini, tahun depan bisa terjadi perbedaan,” ujarnya. [dep/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Terkait Santri Terseret Ombak di Garut, Hidayatullah Depok Lakukan Upaya Maksimal

Terkait Santri Terseret Ombak di Garut, Hidayatullah Depok Lakukan Upaya Maksimal

Kapal Kemanusiaan untuk Somalia, 1.000 Ton Beras Disiapkan ACT

Kapal Kemanusiaan untuk Somalia, 1.000 Ton Beras Disiapkan ACT

Pameran Kaligrafi Gelaran IKJ-Lemka, Tafakur Pasca Pilkada DKI

Pameran Kaligrafi Gelaran IKJ-Lemka, Tafakur Pasca Pilkada DKI

Di Kupang, Kristolog Ajak Umat Hindari Syiah dan Gafatar

Di Kupang, Kristolog Ajak Umat Hindari Syiah dan Gafatar

Salimah: Pemerintah Sering Membiarkan Gadis Indonesia di Ajang Miss Universe

Salimah: Pemerintah Sering Membiarkan Gadis Indonesia di Ajang Miss Universe

Baca Juga

Berita Lainnya