Selasa, 30 Maret 2021 / 17 Sya'ban 1442 H

Nasional

Depag Akan Bangun 300 KUA di Indonesia

Bagikan:

¬†Hidayatullah.com–Pembangunan KUA tersebut sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat baik di kota maupun daerah terpencil, kata Sekjen Depag, Dr Bahrul Hayat kepada wartawan seusai peresmian kampus baru IAIN Mataram, di Mataram, kemarin.
Dengan adanya KUA-KUA baru di berbagai daerah tersebut, maka lulusan IAIN terutama dari Fakultas Syariah dapat ditampung yang jumlahnya kini mencapai ribuan orang.
Bahrum mengatakan, penambahan KUA di berbagai daerah sebagai akibat semakin banyaknya jumlah kecamatan yang dikembangkan oleh kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Misalnya di Kota Mataram, NTB saja tercatat ada tiga kecamatan yang dikembangkan sehingga jumlah kecamatan di Kota Mataram menjadi enam kecamatan dari sebelumnya hanya tiga kecamatan.
Tiga kecamatan di Kota Mataram, hingga kini belum memiliki Kantor Urusan Agama (KUA), sehingga harus bergabung dengan KUA yang sudah ada.
Ketiga kecamatan yang belum memiliki KUA tersebut, yakni Kecamatan Selaparang dan bergabung dengan KUA Mataram, Sadubaya bergabung dengan KUA Cakranegara dan Kecamatan Sekarbele bergabung dengan KUA Ampenan, katanya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Departemen Agama Kota Mataram, Drs.H. Husnan Ahmadi mengatakan, tiga kecamatan yang belum memiliki KAU tersebut merupakan kecamatan pengembangan dan telah diusulkan kepada Departemen Agama untuk segera dibangun KUA di masing-masing kecamatan.
Keberadaan KUA di masing-masing kecamatan sangat dibutuhkan, apalagi angka perkawinan di daerah ini cukup tinggi yang rata-rata mencapai puluhan per hari.
Pemerintah secara terus menerus memberikan penyuluhan agar perkawinan dilakukan pada usia 25 tahun bagi laki-laki dan perempuan usia 20 tahun, namun masih ada juga yang kawin pada usia dini yakni belasan tahun.
Dengan tingginya angka perkawinan tersebut beberapa tahun terakhir di sejumlah KUA kecamatan kehabisan Buku Nikah, sehingga mendapat protes dari masyarakat, dan ini menunjukkan juga tingginya angka perkawinan.
Namun pihaknya telah meminta kepada pusat untuk segera mendrop buku nikah, guna memenuhi permintaan masyarakat di sejumlah KUA di daerah ini, ujarnya. [ant/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Ponpes Lirboyo Dukung Pembubaran Ahmadiyah

Ponpes Lirboyo Dukung Pembubaran Ahmadiyah

IITCF Ajak Pengusaha Travel Muslim Kampanyekan Wisata Halal Indonesia

IITCF Ajak Pengusaha Travel Muslim Kampanyekan Wisata Halal Indonesia

KPAI Luncurkan Buku Sekolah Ramah Anak

KPAI Luncurkan Buku Sekolah Ramah Anak

Doa Tahlil Laskar FPI

Pakar Hukum Pidana: Adanya Bekas Penyiksaan di Tubuh Korban Laskar FPI jadi Petunjuk Terjadinya Kejahatan HAM Berat

Menko Polhukam Mahfud terkait Uighur: Kita Pakai Diplomasi Lunak

Menko Polhukam Mahfud terkait Uighur: Kita Pakai Diplomasi Lunak

Baca Juga

Berita Lainnya