Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Waktu Mepet, Imigrasi Siap Cetak Paspor Hijau

Bagikan:

 Hidayatullah.com–Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Ghafur Djawahir mengatakan, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang penggunaan paspor hijau bagi jemaah haji sudah ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Dengan demikian, penggunaan paspor hijau bagi jemaah haji seperti yang ditentukan Pemerintah Arab Saudi sudah memiliki payung hukum,” katanya dikutip Antara di Jakarta.
 Namun, menurut Ghafur, Perppu tersebut perlu ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni, dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Andi Matalata, SH. “Saya kira SKB itu pun dalam waktu dekat akan ditandatangani,” katanya.
 Waktu yang diperlukan untuk memproses paspor hijau untuk jemaah semakin mepet. Secara teknis, sebelumnya Direktorat Jenderal Imigrasi Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) menyatakan siap mencetak 230 ribu paspor hijau untuk keperluan para jemaah haji Indonesia.  “Kesiapan tersebut telah kami lakukan sejak dua bulan lalu,” kata Dirjen Imigrasi Basyir Ahmad Barmawi di Jakarta, belum lama ini.
 Pembuatan paspor hijau tersebut ada dua tawaran, yakni paspor yang memiliki 24 halaman yang biasa dipakai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan paspor biasa yang memiliki ketebalan 48 halaman. “Untuk paspor haji hijau ini lebih cenderung dengan ketebalan 48 halaman,” ujar dia.
 Di tempat terpisah Direktur Pelayanan Haji Zakaria Anshar, menjelaskan, sampai hari ke lima pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), Jumat, 17 Juli lalu sampai dengan pukul 15.00 WIB, jemaah haji yang telah melunasi BPIH berjumlah 103.996 orang, terdiri dari jemaah regular 99.948 orang dan BPIH Khusus 4.048 orang.
 Propinsi Jawa Barat yang terbanyak melunasi BPIH 21.737 orang, disusul Jawa Timur 16.855 orang, Jawa Tengah 16.158 orang, Banten 5.048 orang, DKI Jakarta 4.490 orang, Sulsel 4.059 orang, Sumut 3.438 orang, dan Sumsel 3.435 orang.
 Lampung 2.521 orang, Riau 2.407 orang, Kalsel 2.183 orang, NTB 2.079 orang, Sumbar 1.853 orang, Yogya 1.537 orang, NAD 1.486 orang, Kalbar 1.349 Kaltim 1.462 orang, Sulteng 914 orang, Sultra 838 orang, Sulbar 815 orang, dan Bengkulu 848 orang. Jambi 858 orang, Kalteng 795 orang, Gorontalo 499 orang, Kepri 494 orang, Babel 426 orang, Sulut 295 orang, Papua 263 orang, Papua Barat 142 orang, Maluku 256 orang, Maluku Utara 196 orang, NTT 137 orang, dan Bali 78 orang.
 Hari keempat pelunasan BPIH, kata Zakaria, nilai tukar dolar AS berdasar kurs jual transkasi BI adalah Rp 10.231. Hari pelunasan BPIH berlangsung sampai 12 Agustus 2009.  Bagi jemaah calon haji yang telah melunasi BPIH, selanjutnya mendaftarkan diri di Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota tempat jemaah berdomisili, paling lambat seminggu setelah pelunasan BPIH dilakukan. “Saat pendaftaran ke Kantor Depag tersebut jemaah akan memperoleh buku manasik, jadwal manasik, dan informasi yang terkait dengan pembuatan paspor haji, serta info-info lainnya,” kata Zakaria. [ihj/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

JK Ingin Kembalikan Spirit Syeikh Yusuf Al-Makassary, Ulama Sekaligus Panglima Perang

JK Ingin Kembalikan Spirit Syeikh Yusuf Al-Makassary, Ulama Sekaligus Panglima Perang

Muhammadiyah Kritisi Ketimpangan Pemilikan Tanah

Muhammadiyah Kritisi Ketimpangan Pemilikan Tanah

Pelabuhan Ratu Jadi Kiblat ASEAN Tentukan Hilal

Pelabuhan Ratu Jadi Kiblat ASEAN Tentukan Hilal

Daripada Terlambat, Kapolri Diminta Sudah Tahan Ahok sebelum 2 Desember

Daripada Terlambat, Kapolri Diminta Sudah Tahan Ahok sebelum 2 Desember

Sempat Ditolak di Manado, Dialog Fahri Hamzah Tetap Berlangsung Hangat

Sempat Ditolak di Manado, Dialog Fahri Hamzah Tetap Berlangsung Hangat

Baca Juga

Berita Lainnya