Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Falun Gong Minta Hentikan Pembantaian di Uighur

Bagikan:

Hidayatullah.com–Kecaman terhadap pemerintah China atas terbunuhnya muslim Uighur terus mengalir. Kali ini, kecaman itu datang dari kelompok Falun Gong. Selain mengecam, kelompok yang memiliki populasi sekitar 100 juta di China ini meminta pemerintah China agar mencegah tertumpahnya darah muslim di Uighur.

“Kami minta agar pembunuhan muslim Uighur tidak terjadi lagi,” ujar Linjaya, anggota Falun Gong Surabaya.

Linjaya bersama istrinya, Milianda, bersama seluruh ormas Islam, berada di kantor MUI Jawa Timur Kamis (16/7) kemarin untuk menunjukkan rasa solidaritas yang begitu mendalam.

“Kami dukung, jika ormas-ormas Islam di Jatim ingin melakukan aksi solidaritas di depan Kedubes China,” kata Linjaya.

Linjaya mengetahui, penyiksaan terhadap masyarakat Uighur sudah lama terjadi, bahkan hal tersebut terjadi sejak dulu. Ia mengetahui masalah ini melalui media mingguan The Epoch Time yang terbit di banyak negara.

Ia menilai, kasus pembunuhan dan penyiksaan itu terjadi lantaran pemerintah komunis China sejak lama melakukan berbagai kejahatan, pembohongan, dan penindasan, termasuk kepada Falun Gong.

“Komunisme di China tidak hanya melakukan kejahatan, juga merusak budaya dan agama masyarakat China,” ujarnya. [ans/www.hidayatullah.com]    

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Ormas Islam Konsolidasi Tolak Kriminalisasi Dai Mentawai

Ormas Islam Konsolidasi Tolak Kriminalisasi Dai Mentawai

Ingin Selamatkan NU, Idrus Ramli Akui Didorong Para Kiai Calonkan Ketua Umum PBNU

Ingin Selamatkan NU, Idrus Ramli Akui Didorong Para Kiai Calonkan Ketua Umum PBNU

UU ITE

UU ITE Segera Direvisi, Berikut ini Pasal yang Dinilai Karet

‘Petinggi Polri Jadi Plt Gubernur Harus Dibatalkan’

‘Petinggi Polri Jadi Plt Gubernur Harus Dibatalkan’

Polisi Berantas Ujaran Kebencian, IKAMI: Harus Tanpa Diskriminasi

Polisi Berantas Ujaran Kebencian, IKAMI: Harus Tanpa Diskriminasi

Baca Juga

Berita Lainnya