Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

KPI Jangan Seperti “Macan Ompong” Hadapi Stasiun Televisi

Bagikan:

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Mutammimul Ula, meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) jangan seperti “macan ompong”

Hidayatullah.com–Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Mutammimul Ula, meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) jangan seperti `macan ompong` menghadapi stasiun-stasiun televisi terutama yang tidak berizin resmi atau sering suka menayangkan siaran-siaran tak baik.

“Iya, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) jangan lagi menjadi `macan ompong` atau penyamun di ranah media. Artinya, KPI harus konsisten memberikan sanksi kepada stasiun televisi yang masih nakal terkait dengan tayangan yang mendapat ancaman dari KPI,” tegasnya di Jakarta, Minggu dinihari.

Ia mengatakan itu kepada ANTARA, merespons peringatan KPI atas empat tayangan televisi yang dianggap bermasalah.

“Bagi kami di Komisi I DPR RI, empat tayangan bermasalah itu mengaparkan bahwa konstruksi media yang terbangun masih berorientasi kepada kepentingan modal dan bukan perbaikan (kualitas) sumberdaya manusia (SDM) di Indonesia,” ujarnya.

Karena itu, ia minta agar penyadaran efek media secara sistematis dan terstruktur mestinya tidak hanya disandarkan kepada masyarakat, akan tetapi ke pihak pemilik media.

“Artinya, tanggungjawab sosial media adalah keharusan yang mesti tertanam di benak pemilik media,” katanya mengingatkan.

Di atas semuanya itu, menurutnya, apresiasi kepada KPI yang tidak membiarkan masyarakat tertatih-tatih sendirian menghadapi efek global media saat ini.

“Pantas kita beri apresiasi usaha kerja keras mereka (KPI),” kata Mutammimul Ula lagi.[ant/www.hidayatullah.com]

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

UBN: Perbuatan Amoral Jika Tak Ada Sanksi Seolah Pembiaran

UBN: Perbuatan Amoral Jika Tak Ada Sanksi Seolah Pembiaran

INSISTS Ingin Dirikan Kampus Studi Islam

INSISTS Ingin Dirikan Kampus Studi Islam

Habib Rizieq Tatap Muka

Ternyata Ini Alasan Habib Rizieq Ngotot Ingin Sidang Tatap Muka

Ahli Pidana: Pembakaran ‘Bendera Tauhid’ Melanggar Hukum

Ahli Pidana: Pembakaran ‘Bendera Tauhid’ Melanggar Hukum

LGBT Dinilai Tak Bisa Berlindung di balik Privasi

LGBT Dinilai Tak Bisa Berlindung di balik Privasi

Baca Juga

Berita Lainnya