Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Biaya Haji 2008 Naik Jadi Rp4,4 Juta

Bagikan:

Hidayatullah.com–Biaya haji tahun ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan, sekitar USD 450 atau kurang lebih Rp4,4 juta setiap embarkasinya. Angka tersebut, menurut Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umroh Departemen Agama (Depag) RI, Drs Slamet Riyanto MSi, merupakan hasil kesepakatan dengan pihak maskapai penerbangan yang akan mengangkut para jamaah haji pada 2008 ini.

"Tahun ini, kita tetap akan memakai Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines. Biaya penerbangan kita buat bukan per zona, tetapi per embarkasi sehingga akan berbeda," ungkap Slamet.

Dicontohkannya, jika di Banda Aceh dan Padang kenaikan biaya penerbangan haji mencapai USD 422,55 dari USD 1.307,50 menjadi USD 1.730, Medan dan Batam, kenaikan biaya penerbangannya mencapai USD 456,5 atau menjadi USD 1.764. Sedangkan di Palembang dan Solo, kenaikannya mencapai USD 440,5 , yaitu dari USD 1.410,50 menjadi USD 1.851 USD. "Perhitungan biaya tersebut sudah termasuk biaya airport tax," ujar Slamet.

Mengenai besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), menurutnya, akan diputuskan dalam beberapa hari mendatang. "Tunggu saja, tidak lama lagi dalam hitungan hari akan keluar peraturan presiden mengenai itu," tandasnya.

Sesuai schedule, tahun ini, Garuda akan mengangkut 107.465 jamaah haji –sudah termasuk 1.500 petugas haji–, yang terbagi dalam 301 kloter. Jamaah yang akan diangkut maskapai penerbangan milik Indonesia ini adalah jamaah yang berasal dari Banda Aceh, Padang, Palembang, Solo, Balikpapan, Banjarmasin, Makasar, Jakarta, dan sebagian Surabaya.

Sedangkan, Saudi Arabia Airlines akan mengangkut 86 ribu jamaah yang terbagi dalam 192 kloter. Jamaah yang diangkut penerbangan ini adalah dari Medan, Batam, Jawa Barat, dan sebagian Surabaya.

Kuota haji Indonesia tahun ini dipastikan sebanyak 207 ribu jamaah dengan perincian 191 ribu jamaah reguler dan 16 ribu jamaah haji khusus. Terkait dengan bimbingan jamaah haji, Depag mulai 2008 ini juga akan semakin intensif menggalakkan peran Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan. "Berkaitan dengan itu, kami akan menambah biaya operasional di setiap KUA dari 3 juta menjadi 5 juta rupiah," cetus Slamet. [jppn/www.hidayatullah.com]

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Kota Bandung: Utang Negara Tanggung Jawab Negara

MUI Kota Bandung: Utang Negara Tanggung Jawab Negara

Pengusaha Malaysia Ajak Investor Dunia Peduli Label Halal

Pengusaha Malaysia Ajak Investor Dunia Peduli Label Halal

Panglima TNI: Peran Dai Sangat Penting bagi NKRI

Panglima TNI: Peran Dai Sangat Penting bagi NKRI

Gubernur DKI Jakarta Terpilih  Wajib Jalin Persatuan dan  jadi Representasi Kepemimpinan Islam

Gubernur DKI Jakarta Terpilih Wajib Jalin Persatuan dan jadi Representasi Kepemimpinan Islam

Chaerul Umam Tunaikan Zakat Tiap Kali Dapat Rezeki

Chaerul Umam Tunaikan Zakat Tiap Kali Dapat Rezeki

Baca Juga

Berita Lainnya