Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Indonesia Tunda Sementara Ratifikasi Konvensi Anti-Teror ASEAN

Bagikan:

Hidayatullah.com–Indonesia sedang mempertimbangkan kembali ratifikasi Konvensi Perlawanan terhadap Terorisme ASEAN. Indonesia berpendapat bahwa elemen-elemen kunci dalam konvensi tersebut sudah ada dalam undang-undang nasional. Demikian dikatakan oleh media lokal pada hari Jumat.

"Kami mendiskusikan apakah kita perlu meratifikasi UU internasional bila elemen semacam itu sudah dimasukkan dalam UU nasional," demikian dikatakan oleh Direktur Keamanan dan Politik ASEAN I Gede Ngurah Swajaya.

Ngurah mengatakan bahwa pemerintah belum memberikan konvensi ini kepada DPR untuk ratifikasi.

Konvensi ini akan mulai diberlakukan setelah paling tidak enam anggota ASEAN meratifikasinya, tetapi kelompok ini belum menetapkan tenggat waktu diberlakukannya konvensi ini.

Sejauh ini, hanya Singapura dan Thailand yang belum meratifikasi.

Konvensi ASEAN tentang Perlawanan terhadap Terorisme dirancang di Cebu, Filipina pada bulan Januari 2007 selama KTT ASEAN ke-12, mengikuti Deklarasi Aksi Bersama untuk Melawan Terorisme dan Deklarasi tentang Terorisme diadopsi oleh KTT ASEAN pada tahun 2001 dan 2002.

Bila telah diberlakukan, konvensi ini akan membuat negara-negara ASEAN melakukan langkah-langkah yang telah disetujui untuk melawan terorisme dan pencegahan terorisme, termasuk berbagi informasi, melakukan yuridiksi kriminal dalam investigasi, pengadilan, dan ekstradisi tahanan.

Ngurah mengatakan bahwa tidak ada anggota ASEAN yang punya keberatan penting tentang konvensi ini karena mereka telah setuju untuk bekerja sama melawan terorisme, tetapi beberapa isu teknis tetap ada. [tjp/www.hidayatullah.com]

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

Koalisi Partai Islam masih Miliki Posisi Tawar

Koalisi Partai Islam masih Miliki Posisi Tawar

AS Akan Kembali Kerjasama dengan Kopassus

AS Akan Kembali Kerjasama dengan Kopassus

Abubakar Ba’asyir Tolak Dikaitkan dengan CIMB

Abubakar Ba’asyir Tolak Dikaitkan dengan CIMB

DPRD Sumbar Ajak Semua Pihak Menghilangkan Praktik Prostitusi

DPRD Sumbar Ajak Semua Pihak Menghilangkan Praktik Prostitusi

Vonis Majelis Hakim Dinilai Tamparan Bagi Kejaksaan

Vonis Majelis Hakim Dinilai Tamparan Bagi Kejaksaan

Baca Juga

Berita Lainnya