Selasa, 7 Desember 2021 / 2 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

Pernyataan Sikap Hidayatullah Atas Bom Jimbaran dan Kuta

Bagikan:

Senin, 3 Oktober 2005

Hidayatullah.com—Ledakan
di Jimbaran dan Kuta Bali yang berlangsung pada hari Sabtu, 1 Oktober
2005 merupakan ledakan kedua yang terjadi setelah ledakan yang terjadi
pada tanggal 12 Oktober 2002 lalu. Akibat  ledakan ini timbul kerusakan
sejumlah harta benda dan korban manusia. Sejumlah orang meninggal, luka
berat dan cacat tetap seumur hidup.

Sebagai salah
satu gerakan Islam dan organisasi massa (ormas) yang ada di Indonesia,
Hidayatullah yang telah memiliki jaringan lembaga pendidikan dan
pesantren di berbagai tempat dan pelosok negeri ini dengan seluruh
unsur-unsur yang ada di dalamnya baik kelembagaan maupun perorangan,
tidak pernah dan tidak akan pernah menempuh metode dakwah dengan
cara-cara  kekerasan.

Karena itu,
sehubungan dengan peristiwa ledakan di Jimbaran dan Kuta Bali tersebut
Hidayatullah menyatakan sikap sebagai berikut:

1.  
 Hidayatullah prihatin dan sangat menyesalkan terjadinya ledakan di
Jimbaran dan Kuta Bali karena telah menimbulkan korban masyarakat luas
terutama dari kalangan  rakyat jelata dan rusaknya tatanan sosial
ekonomi di masyarakat. Apalagi saat ini secara ekonomi sebagaian besar
rakyat Indonesia dalam keadaan prihatin akibat kenaikan harga bahan
bakar minyak (BBM) yang baru terjadi.

2.    Kepada
keluarga yang kehilangan sanak saudara dan kerabat yang menjadi korban
ledakan di Jimbaran dan Kuta Hidayatullah mengucapkan belasungkawa yang
se-dalam-dalamya.

3.    Meminta
kepada aparat keamanan untuk mengusut secara tuntas,  menemukan
bukti-bukti yang kuat serta melakukan proses hukum secara transparan
para pelakunya.

4.    Kepada
aparat keamanaan untuk mengamankan tempat-tempat publik yang
memungkinkan terjadinya peristiwa serupa  sebagai upaya pencegahan agar
kejadian tersebut tidak terulang lagi.

5.    Kepada
para pihak yang memiliki otoritas di negeri ini untuk tidak mudah
membuat pernyataan yang mengandung tuduhan kepada kelompok tertentu
apalagi yang bisa menimbulkan stigma teroris kepada ummat Islam.

6.  
 Menghimbau seluruh komponen masyarakat untuk untuk tidak terpancing
dan melakukan tindak destruktif setelah terjadinya ledakan Jimbaran dan
Kuta.

7.    Khususnya
kepada ummat Islam diminta untuk semakin mantap mempersiapkan diri dan
tidak terganggu konsentrasinya dalam memasuki ibadah di bulan Ramadhan
.
8.    Kepada
aparat keamanan dan pemilik tempat hiburan dan kemaksiatan agar
menghentikan berbagai aktivitasnya yang masih berlangsung hingga saat
ini. Ummat Islam diminta untuk menghindari tempat-tempat maksiat.

Demikian sikap Hidayatullah terhadap peristiwa ledakan yang berlangsung di Jimbaran dan Kuta Bali.

Dewan Pimpinan Pusat Hidayatullah
Departemen Hubungan Masyarakat

Haryono Madari

Konfirmasi : 081331 777 394

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Kamis Besok DPR Sahkan RUU P-KS?

Kamis Besok DPR Sahkan RUU P-KS?

Regulasi Zakat, POROZ Dorong Pemerintah Libatkan Masyarakat

Regulasi Zakat, POROZ Dorong Pemerintah Libatkan Masyarakat

3 Agenda Wisata Aceh ini Masuk Kalender Nasional

3 Agenda Wisata Aceh ini Masuk Kalender Nasional

Menkes: Antara Khitan Perempuan dan FGM Sangat Berbeda

Menkes: Antara Khitan Perempuan dan FGM Sangat Berbeda

hari besar keagamaan

Ketua MUI Sebut Shalat Idul Adha di Rumah Tanpa Khutbah Sah, Tapi dengan Khutbah Lebih Utama

Baca Juga

Berita Lainnya