Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Adaby Darban: “Calon Pimpinan Muhammadiyah Jangan Sekuler-Liberal”

Bagikan:

Hidayatullah.com–Wakil Ketua PP Muhammadiyah Bagian Tabligh, Ahmad Adaby Darban mengusulkan agar calon Ketua Umum PP Muhammadiyah mendatang bukan orang-orang yang dikenal berfikiran sekuler-liberal. Sebab menurutnya, ini berkaitan dengan semangat pemurnian ajaran Islam sebagaimana yang diajarkan oleh pendirinya, KH. Ahmad Dahlan.

"Bagi kami (teman-teman dari Tabligh) asal tidak sekuler dan liberal, " ujarnya kepada Hidayatullah.com.

Pandangan Adaby ini muncul berkaitan dengan wacana sekularisme-liberalisme yang kini telah menjangkiti organisasi Islam yang umurnya hampir 100 tahun ini. Menurut Adaby, pendapatnya untuk mengajak memilih calon pemimpin yang bebas dari paham sekuler-liberal itu karena beberapa tahun terakhir ini, organisasi yang lahir di Yogyakarta itu banyak dijangkiti virus sekuler-liberal. Terutama sebagaian kalangan muda.

Mereka, kata Adaby, orang-orang yang pragmatis dan beridealisme duit. Bahkan karena duit, mereka berani mmembongkar hal-hal yang sudah baku bahkan mendekonstruksi Al-Qur’an.  Cirinya, mereka kagum pada Barat dan orientalis tapi mempersoalkan Al-Qu’an.

"Mereka itu sedang menghadapi ‘kegenitan intelektual’. Tapi yang begini-begini ini akan merusak", tambahnya. Karena itu, Muhammadiyah harus dibersihkan dari wacana-wacana seperti ini, ujar Adaby.

Sebagaimana diketahui, Muhammadiyah akan mengadakan Muktamar ke 45 di Malang Jawa Timur yang akan diselenggarakan 3-8 Juli mendatang. Sebelumnya, Wakil ketua Panitia Pemilihan Pimpinan Muhammadiyah di Muktamar Muhammadiyah ke 45 di Malang, Hajriyanto Y Tohari, kepada pers menyebut ada sekitar 204 calon nama yang akan meramaikan bakal calon pimpinan Muhammadiyah. (cha)

===============

Lebih jelasnya baca wawancara eksklusif 7 halaman dengan Ahmad Adaby Darban berjudul "Virus Sekulerisme, Liberalisme, dan Pluralisme Menggerogoti Muhammadiyah" di Majalah Hidayatullah terbit edisi Juni 2005.

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Ahmad Sadzali

Bagikan:

Berita Terkait

Wali Kota Surabaya Tutup 396 Minimarket Untuk Lindungi Toko Tradisional

Wali Kota Surabaya Tutup 396 Minimarket Untuk Lindungi Toko Tradisional

Mahasiswa Protes Ceramah Ustad Nur Maulana di Kantor Trans TV

Mahasiswa Protes Ceramah Ustad Nur Maulana di Kantor Trans TV

Soal Uighur, Fadli Zon: Diplomasi Zaman Jokowi Melempem

Soal Uighur, Fadli Zon: Diplomasi Zaman Jokowi Melempem

LSP MUI Lakukan Uji Kompetensi Via Online Saat Pandemi

LSP MUI Lakukan Uji Kompetensi Via Online Saat Pandemi

Gubernur Kaltim Buka Munas PKB PII

Gubernur Kaltim Buka Munas PKB PII

Baca Juga

Berita Lainnya