Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Hamzah Haz: Teroris Masih Ada di Indonesia!

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sejumlah pejabat tinggi RI siang tadi telah mengunjungi lokasi peledakan bom tak lama setelah kejadian berlangsung. Di antara pejabat itu nampak Wakil Presiden RI, Hamzah Haz; Kapolri, Jenderal Polisi Dai Bakhtiar; serta Menteri Luar Negeri, Hasan Wirajuda. Saat diwawancarai pers usai meninjau lokasi, Hamzah Haz mengeluarkan pernyataan mengutuk kejadian tersebut. Ini menunjukkan bahwa teroris masih ada di Indonesia, tegasnya. Namun Hamzah tidak menjelaskan pihak mana yang ditudingnya sebagai teroris. Pernyataan Hamzah ini jelas berbeda saat ia baru menjadi wapres. Ketika terjadi tragedi WTC dan AS menuding ada jaringan teroris Usamah bin Ladin di Indonesia, Hamzah menunjukkan sikap pembelaannya terhadap kalangan Islam. Tidak ada teroris di Indonesia, katanya waktu itu. Rupanya, kini sejak berwala’ dengan Megawati, Hamzah telah menjadi ‘Pak Turut’. Ulah Kelompok Dr Azahari? Dai Bakhtiar menyatakan, modus operandi peledakan bom ini sama dengan yang peledakan bom yang pernah mengguncang kawasan Legian Bali dan Hotel JW Marriot. Dia juga memperkirakan peledakan ini terjadi karena aksi bom bunuh diri dengan menggunakan kendaraan mobil. Kesimpulan soal bom mobil didapat setelah ditemukan beberapa bagian mobil yang hancur di dekat lokasi ledakan. Namun seorang ahli bom dari BPPT yang diwawancarai Metro TV, memperkirakan bom itu dibawa dengan menggunakan sepeda motor. Kalau menggunakan mobil biasanya terdapat lubang di tanah tempat mobil itu berhenti. Sementara ini kan belum ditemukan lubang tersebut, kata sang ahli tersebut. Ia memperkirakan bom itu memiliki bobot 15 kg. Dai mengatakan, karena modusnya sama dengan bom Bali dan bom Marriott dugaan mengarah kepada kelompok DR Azahari. Seperti sudah diduga, peristiwa ini akan semakin memperpanjang daftar kalangan Islam yang akan dituduh sebagai teroris oleh pihak kepolisian. Diperkirakan pula, akan ada orang-orang yang menjadi tertuduh yang ujung-ujungnya memberatkan Abubakar Baasyir. Dari Australia dilaporkan, para pejabat tinggi negara itu telah mengeluarkan reaksi keras atas kejadian yang berlangsung di Jakarta itu. Ini jelas serang teroris, Ledakan in terjadi di dekat Kedubes Australia. Anda bisa mengambil kesimpilan bahwa serangan ini ditujukan kepada Australia, kata Menlu Australia, Alexander Downer, sebagaimana dikutip koran Sidney Morning Herald, dalam situs internetnya hari ini (9/9). Menjelang keberangkatannya ke Jakarta untuk melihat lokasi kejadian, Downer sempat melemparkan tuduhan bahwa Jamaah Islamiyah (JI) berada di balik kejadian ini. Esok hari, PM Australia, John Howard, akan menyusul ke Jakarta bersama sembilan sembilan pakar bom Australia. Untuk membantu penyelidikan yang dilakukan pihak Indonesia, katanya. Kemungkinan juga akan membantu Indonesia menunjuk hidung ‘para teroris’? * (shw)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Majelis Ulama Indonesia Trending Topic, Ada Apa? Ternyata Terkait Tengku Zulkarnain

Majelis Ulama Indonesia Trending Topic, Ada Apa? Ternyata Terkait Tengku Zulkarnain

Resep Hafal Al-Qur’an ala Hafizh Juara 1 Dunia

Resep Hafal Al-Qur’an ala Hafizh Juara 1 Dunia

Surat Edaran Kapolri Soal Hate Speech Dinilai Pasal Karet

Surat Edaran Kapolri Soal Hate Speech Dinilai Pasal Karet

Ini Alasan Pentingnya Mengistiqamahkan Shalat Shubuh Berjamaah

Ini Alasan Pentingnya Mengistiqamahkan Shalat Shubuh Berjamaah

PB PII Desak Ganti Istilah “Siswa” menjadi “Murid”

PB PII Desak Ganti Istilah “Siswa” menjadi “Murid”

Baca Juga

Berita Lainnya